Suara Denpasar - Baru-baru ini publik dibuat geger dengan kabar Nikita Mirzani menjual rumah mewah miliknya.
Nikita Mirzani dituding bangkrut karena imbas dari dirinya dipenjara atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Dito Mahendra di Polres Serang. Pasalnya, selama tinggal di balik jeruji besi artis kontroversi itu tidak bisa bekerja seperti biasa.
Lantas benarkah Nikita Mirzani bangkrut hingga harus menjual rumah mewah yang ia tinggali bersama ketiga anaknya untuk menyambung hidup? cek fakta di sini berdasarkan keterangan Fitri Salhuteru, sahabat baik Nikita.
Sebelumnya, Nikita sempat buka suara soal isu tersebut usai menjalani sidang saat ditanya awak media, ia mengungkap celetukan tajam untuk membela diri.
"Kanapa kalo jual rumah? kan bukan jual diri gimana sih," ujar Nikta Mirzani dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Kamis (1/12/2022).
Fitri Salhuteru, sahabat dari janda tiga anak itu mengungkap fakta sebenarnya dan apa yang terjadi dengan Nikita hingga harus jual rumah mewahnya.
Terangnya, Nikita memang telah berniat menjual rumah miliknya sekitar dua tahun lalu. Namun hingga kini hunian mewah itu tak kunjung terjual.
Bak menepis dugaan Nikita Mirzani bangkrut karena kasus yang menimpa, Fitri Salhuteru sebut sahabatnya berniat membeli rumah baru yang lebih baik dan lebih besar.
"Kan itu rumah udah hampir dua tahun dipasarin, tapi karena gara-gara pembenci Nikita membuat berita seolah-olah Niki bangkrut misalnya, ya mereka gak tau aja Nikita beli rumah yang lebih bagus dari yang dia tempatin sekarang," ungkap Fitri Salhuteru.
Baca Juga: Tidak Malu, Denise Chariesta Beberkan Noda Hitam di Leher Bukan Daki, Ternyata Akibat Lakukan Ini..
Berdasarkan yang ia tahu, Nikita kerap mendapat teror selama tinggal di rumah tersebut yang mengharuskan ia pindah.
Selain itu, anak-anak yang menginjak dewasa juga menjadi pertimbangan wanita berusia 36 tahun itu untuk menjaul rumah lama untuk mendapatkan rumah baru yang memiliki banyak kamar.
Pasalnya, semakin dewasa anak-anaknya, Nikita menyadari bahwa ketiga anaknya harus memiliki kamar masing-masing. Dimana selama ini ketiganya tidur dalam satu kamar karena ukuran rumahnya sempit.
"Pertama kan terjadi teror terus di rumahnya. Kedua, rumahnya terlalu kecil karena anaknya sudah besar," kata Fitri Salhuteru.
"Nikita kan ibu yang berjuang mati-matian untuk membahagiakan anak-anaknya, dia mampu menukar rumah yang dia tempati sekarang dengan rumah yang lebih baik, itu luar biasa," sambungnya.(*)