Suara Denpasar – Heboh bakar surat undangan lantaran batal H-3 pernikahan antara Ryan Destian atau Ryan Dono dengan Yessy Anitoma Kirana Yudha alias Yessy di Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Purwakarta, Jawa Barat, mencuat berpusat pada tiga hal. Antara kedua belah pihak punya pengakuan atau pernyataan yang berbeda atau bertentangan.
Dirangkum dari sejumlah pernyataan pihak Ryan Dono dengan Yessy, dua hal tersebut diduga yang menjadi awal perselisihan hingga terjadinya pembatalan H-3 pernikahan.
Ryan dan Yessy mestinya nikah pada 26 November 2022. Namun batal setelah dari pihak Yessy menyatakan batal nikah.
Pembatalan nikah dari pihak Yessy membuat keluarga Ryan kesal. Akhirnya dibuat pernikahan bohongan karena undangan sudah kadung tersebar.
Apa saja dua hal pernyataan yang membuat pernikahan ini berujung kandas? Dari beberapa pernyataan Ryan dan Yessy, di antaranya dalam beberapa podcast di Youtube maupun acara di TV, setidaknya ada dua hal yang mencuat.
1. Belum Ada Lamaran
Dalam podcast Denny Sumargo, Yessy Anitoma mengaku dari pihak keluarga Ryan pernah datang. Yakni ibu Ryan bersama Bu Kades dan lainnya. Namun hanya pertemuan biasa.
Ibu Ryan kepada Denny Sumargo mengaku sudah datang berkali-kali ke rumah Yessy. Ibu Ryan mengaku pertama kali datang bersama Bu Kades. Kades Cibodas memang perempuan, bernama Darsih Susilawati.
Saat dia datang ke rumah Yessy, ibu Ryan mengaku kurang mendapat sambutan yang baik. Justru dia menunggu sekitar 15 menit, karena ibu Yessy malah masuk kamar. Setelah didatangi, pihak keluarga, ibu Yessy keluar. Saat itu malah menangis.
Di sisi lain, pihak ibu Yessy mengakui ibu Ryan dan Bu Kades datang. Namun, saat itu dia masih belum menyatakan setuju menikah segera krena Yessy masih kuliah dan baru akan wisuda. Di sisi lain, Yessy masih punya adik.
Meski demikian, Yessy mengaku bahwa pihak keluarga Ryan belum pernah ada meminta untuk lamaran. Di sisi lain, tiga ata 4 bulan sebelum hari pernikahan, sudah ada preweding.
2. Mahar Sertifikat Rumah
Saat hadir di podcast Youtube Curhat Bang Denny Sumargo, Yessy yang didampingi ibunya, menjelaskan bahwa pada H-3 memang dia sempat mengirim pesan ke Ryan. Dia menanyakan apakah sertifikat tanah dan rumah dimasukkan sebagai mahar dalam pernikahan.
“Mahar jadi sama rumah? Soalnya di surat kemarin ga ketulisin alo mas kawin soalnya kudu dituliskeun. Mumpun belum dibikin suratnya,” tanya Yessy.
Akhirnya Yessy membatalkan pernikahan. Pembatalan pernikahan ini membuat keluarga Ryan marah. Diputuskan Ryan tidak jadi menikah dengan Yessy. Saat itu, Yessy mengaku kalau pun menikah tidak perlu ada mahar rumah tidak apa-apa.