Suara Denpasar - Dalam menghadapi Bali United di Stadion Manahan, Solo, Kamis (8/12/2022), Bhayangkara FC tampaknya memiliki strategi khusus. Salah satunya adalah dengan merotasi pemain.
Hal ini dilakukan karena padatnya jadwal pertandingan dilanjutan kompetisi Liga 1. Sehingga rotasi pemain akan diterapkan Bhayangkara FC.
“Dalam match kemarin tidak ada yang cedera. Tapi mungkin beberapa ada rotasi. Mengingat kebugaran pemain harus kami jaga juga. Di kami hanya striker (Youseef) Ezzejjari tidak bisa turun karena masih cedera” ungkap Widodo C Putra, pelatih Bhayangkara FC pada Rabu (8/12/2022).
Diketetahui, setelah kompetisi Liga 1 resmi kembali dilanjutan ada sejumlah perubahan. Di mana format kompetisi hingga putaran pertama berakhir dengan menggunakan sistem bubble. Sistem itu pun membuat setiap tim memainkan laga dengan jarak waktu istirahat yang sangat pendek.
Setidaknya hanya ada jeda dua sampai tiga hari saja antara laga satu dengan berikutnya. Seperti Bhayangkara FC sendiri, setelah sukses menundukan PSS Sleman 3-1, Senin (5/12), Indra Kahfi dkk sudah harus kembali bertanding kontra Bali United tiga hari berselang.
Hal tersebut tentu akan sangat berpengaruh kepada kondisi fisik pemain. Padatnya jadwal yang harus dilewati, membuat tim pelatih Bhayangkara FC di bawah komando Widodo C Putra memutar otak agar kondisi timnya bisa terus terjaga.
“Yang paling utama adalah menjaga kebugaran mereka (pemain Bhayangkara FC). Tim pelatih sudah menyiapkan itu dengan metode-metode kepelatihan. Saya berharap pemain juga bisa menjaga itu,” ungkap Widodo. (*)