Suara Denpasar - Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta bakal kembali menikmati masa kejayaan.
Bagaimana tidak, di tangan Giri Prasta, sosok yang digadang-gadang akan menggeser posisi Wayan Koster sebagai Gubernur Bali 2024, mampu meningkatkan APBD 2023.
Peningkatan APBD Badung 2023 naik berkali lipat dari masa krisis saat Pandemi Covid-19 menyerang dunia.
APBD Badung yang telah disahkan pada (14/11/2022) lalu pun telah dilakukan verifikasi Gubernur Bali.
Kemudian kembali dibahas oleh pihak legislatif dan eksekutif di Kabupaten Badung, pada (23/12/2022).
Dari APBD 2023 yang ditetapkan sebesar Tp6,5 Triliun, pemerintah Provinsi Bali tidak banyak melakukan.
Hasilnya APBD Badung ditetap sebanyak Rp6,06 Tirliun lebih.
Dengan APBD yang tinggi, pemerintah Kabupaten Badung dibawah komando Giri Prasta akan tetap menjalankan program Angelus Buana.
Yakni program berbagi ke seluruh Kabupaten yang ada di Bali. Seperti yang dilakukan saat sebelum Pandemi dan bergulir kembali di tahun 2022.
Baca Juga: Seekor Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Langkat, Ini Penampakannya
Dalam APBD 2023, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditetapkan Rp5,18 triliun lebih dan Pendapatan Transfer sebesar Rp871 miliar lebih.
Sehingga pendapatan dalam APBD 2023 menjadi Rp6,06 triliun lebih. Sementara belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer totalnya Rp6,058 triliun lebih.
Menurut Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata, penetapan APBD Badung 2023 telah sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
"Kami telah melalukan penerapan sesuai dengan yang dievaluasi oleh Gubernur. Sehingga APBD 2023 menjadi Rp6,06 triliun lebih,” ungkap Parwata seusai rapat.
Sebagai lembaga yang memiliki peran mengawasi, Parwata akan komit mengawal utang rakyat tersebut untuk kesejahteraan masyarakat Badung. (*/Dinda)