Di antaranya tentang berapa jumlah pabrik, jumlah karyawan, hingga berapa kebutuhan pangan untuk desa. Harapannya, warga desa bisa mendapat berkah dari keberadaan pabrik ini, salah satunya memasok kebutuhan pangan karyawan pabrik.
Yang menarik, Kang Dedi Mulyadi menyinggung soal salah satu tokoh yang terkenal di Indonesia dalah Panji Petualang. Kang Dedi menyebut asisten Panji Petualang meninggal karena dipatok ular.
Dia pun berpesan untuk yang suka memelihara ular agar lebih hati-hati. Bila mengandung risiko besar, lebih baik ular dilepas ke alam.
Kang Dedi bersama Apih Rohata pun berkali-kali menggoda Jaya Pranolo dengan kata “leres teu Pak Jaya”, ucapan yang diviralkan Bupati Purwakarta.
“Leres teu, Pak Jaya,” begitu kata Apih Rohata disambut tawa Kang Dedi. (*)