Pada hari ini umat melaksanakan upacara yang disebut Mererebu atau Mererebon. Upacara Ngerebon ini dilaksanakan dengan tujuan untuk nyomia/menetralisir segala sesuatu yang negatif yang berada pada Bhuana Agung disimbolkan dengan pembersihan Merajan dan Rumah.
3. Sugihan Bali
Sugihan Bali di laksanakan sehari setelah Sugihan Jawa yakni Jumat Kliwon wuku Sungsang.
Untuk rangkaian Galungan 2023, Sugihan Bali dilaksanakan pada, Jumat 30 Desember 2022.
Sugihan Bali memiliki makna yaitu penyucian atau pembersihan diri sendiri atau Bhuana Alit (kata Bali=Wali=dalam).
Tata cara pelaksanaannya adalah dengan cara mandi, melakukan pembersihan secara fisik dan memohon Tirta Gocara kepada Sulinggih sebagai simbolis penyucian jiwa raga untuk menyongsong hari Galungan yang sudah semakin dekat.
4. Hari Penyekaban
Hari Penyekeban jatuh setiap MingguPahing Wuku Dungulan. Untuk Galungan yang akan datang ini Hari Penyekeban dilaksanakan pada 1 Januari 2023.
Hari Penyekeban ini memiliki makna filosofis untuk “nyekeb indriya” yang berarti mengekang diri agar tidak melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan oleh agama.
5. Hari Penyajan
Penyajaan dilaksanakan setiap hari Senin Pon Wuku Dungulan .
Dimana untuk Penyajan pada Galungan 2023 jatuh pada Senin 2 Januari 2023.
Hari penyajan ini memiliki filosofis untuk memantapkan diri untuk merayakan hari raya Galungan.
Menurut kepercayaan, pada hari ini umat akan digoda oleh Sang Bhuta Dungulan untuk menguji sejauh mana tingkat pengendalian diri umat Hindu untuk melangkah lebih dekat lagi menuju Galungan.
6. Hari Penampahan