denpasar

Kaca Bus Timnas Thailand Retak, Pelatih Thailand Alexandre Polking Ketakutan, Salahkan Pemerintah Indonesia?

Suara Denpasar Suara.Com
Jum'at, 30 Desember 2022 | 09:20 WIB
Kaca Bus Timnas Thailand Retak, Pelatih Thailand Alexandre Polking Ketakutan, Salahkan Pemerintah Indonesia?
Kaca Bus Timnas Thailand Retak, Pelatih Thailand Alexandre Polking Ketakutan, Salahkan Pemerintah Indonesia? (Ig @jebreeetmedia)

Suara Denpasar - Kaca bus Timnas Thailand retak, pelatih Thailand Alexandre Polking ketakutan, salahkan pemerintah Indonesia?

Pertandingan antara Timnas Indonesia kontra Thailand telah usai dengan hasil imbang 1-1.

Hasil yang diperoleh Timnas Indonesia sangat penuh dengan perjuangan, Penggawa Garuda gagal menang di kandang GBK.

Padahal, banyak peluang yang seharusnya dapat dimanfaatkan, salah satunya saat Witan Sulaeman berhasil merebut bola dari kiper lawan.

Walauoun begitu, Iwan Bule meyakinkan melalui Instagram pribadinya bahwa Timnas Indonesia telah melakukan yang terbaik.

Sebelum kick off, ada kabar yang kurang menyenangkan dari Timnas Thailand.

Kedatangan mereka disambut banyak fans Indonesia, tapi sayang mereka tak menyambutnya dengan baik.

Pendukung Yimnas Indonesia menyambut kedatangan bis tamu dengan acungan jari tengah ke arah penumpang.

Diiringi retaknya satu kaca bis yang mereka tumpangi, hingga membuat pelatih Thailand buka suara.

Baca Juga: Sejumlah Pria Beratribut PDIP Hadang Mobil Jokowi di NTB, Ngapain?!

Melalui sebuah wawancara langsung, pelatih Timnas Thailand Alexandre Polking mengatakan bahwa semuanya tanggung jawab pemerintah Indonesia.

Bagaimana seharusnya oemerintah mengatur kedatangan tamu yang akan bertandang, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Lagi pula, jika Timnas Indonesia datang ke Thailand hal itu tidak mungkin dilakukan fans Thailand. Karena bermain bola bukanlah misi balas dendam.

"Again it's a sad situasion (lagi-lagi, kondisi menyedihkan terjadi," ungkap Alexandre Polking seperti di unggah Ig @jebreeetmedia.

"I don't wanna involve but I have to report because that is not nice for AFF football, not nice for Indonesia (saya tak ingin terlibat tapi saya harus melaporkan karena hal itu tidak baik bagi AFF dan Indonesia," ungkapnya lagi.

"It's about organisation, we probably cannot change that people but we can change the organisation to come here (semuanya masalah pengaturan, kita mungkin tidak dapat merubah orang-orang itu tapi kita dapat merubah cara mengatur kedatangan kami ke sini)," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI