Suara Denpasar – Video anggota DPR RI Dedi Mulayadi kali ini bikin banjir tangisan dari warganet. Video ini tentang seorang lelaki yang sudah stroke masih jadi sopir angkot bobrok.
Dalam video ini Dedi Mulyadi menemukan angkot yang masih beroperasi pada malam hari. Angkot itu terlihat tidak ada lampu belakangnya, baik lampu sein dan rem juga mati.
Bahkan, mobil ini sempat mengenai mobil Alphard milik Kang Dedi Mulyadi yang berada di belakangan. Mobil Kang Dedi tergores.
Dedi Mulyadi pun memepet angkot berwarna hijau yang sudah begitu bobrok itu. Ketika turun dari mobil dan menanyakan apakah ada SIM, STNK, dan apakah sudah Uji KIR.
Sang sopir bernama Tutun, usia 41 tahun asal Cipendeuy mengaku SIM dan STNK ada di rumah. Mobil juga tidak uji KIR. Bahkan, STNK-nya mati karena karena sudah sampai 2021 belum ganti plat nopol.
Sang sopir mengaku mobil angkot itu milik saudaranya. Dia menyewa dengan setoran per hari Rp70 ribu.
Hari ketika dia bertemu Kang Dedi Mulyadi, sopir itu mengaku baru dapat Rp60 ribu. Uang itu Rp50 dari sopir tembakan, sedangkan Rp10 ribu dapat dari narik sendiri. Kang Dedi minta ganti rugi karena mobilnya lecet.
“Terus gimana urusan mobil saya,” tanya Dedi Mulyadi yang tayang di kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (30/12/2022).
“Cuman gocap (Rp50 ribu),” katanya.
“Masa mobil itu gocap. Minimal Rp1 juta lah,” terang ayah tiga anak ini.
Sang sopir mengaku tak punya uang. Ia memberikan semua uangnya, Rp60 ribu, kepada suami dari Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika itu.
Dedi Mulyadi juga mempersoalkan lampu sein dan rem yang mati dan bisa mencelakakan orang lain karena tidak diketahui kapan belok dan mengerem.
Sopir itu memiliki seorang anak kelas 2 SMP.
Kang Dedi minta buat perjanjian. Sang sopir membayar dengan cara mencicil setiap bulan Rp100 ribu. Nanti akan diambil setiap bulan. Dia pun mengajar sang sopir ke warung makan, membuat perjanjian.
Di dalam mobil terungkap bahwa sang sopir pernah mengalami stroke ringan. Tangan kanannya lemas, sulit digerakkan. Bicaranya juga sudah agak malas. Dia pernah ke dokter dan minum obat. Namun obatnya sudah habis.
Saat di warung makan, diketahui pula bahwa sang sopir tetap harus bekerja karena harus membiaya hidup anak dan anak semata wayangnya. Dia juga tidak makan dari pagi. Baru makan sore.
“Ini Bapak ikhlas, ya, tentang ini ya nanti. Nanti setiap bulan saya ke tempat bapak,” kata Kang Dedi.
Setelah selesai makan, Kang Dedi mengembalikan uang Rp60 ribu yang tadi diserahkan sang sopir. Dia malah menambahi uang mungkin jutaan rupiah. Tidak jelas berapa uang yang diberikannya.
“Istirahat, ya, besok jangan nyetir dulu. Seminggu bapak jangan dulu kerja kan anak gak sekolah. Bekel itu untuk bapak makan sebulan,” kata Kang Dedi.
Sang sopir menerima uang pemberian Kang Dedi. Dia mencium uang itu sambil mengucappkan terima kasih. Dia menahan air mata. Kang Dedi juga berpesan agar mobil angkot itu diserahkan dulu ke saudaranya untuk diperbaiki. Karena kondisinya rusak parah dan membahayakan di jalan.
Video ini pun membuat netizen mewek. Mereka haru tentang nasib sang sopir dan kebaikan Dedi Mulyadi. @aneupatimah8408
“Nggak terasa air mata ini menetes. Lihat si Bapak sopir yang mencari nafkah untuk anak istri... Alhamdulillah Allah mempertemukan beliau dengan Pak Dedi yang berhati mulia,” tulis @aneupatimah8408.
“Sebagai sesama penyintas stroke saya nangis ngeliat cerita kali ini,” kata @andromedarafsanjani5298
“Sedih....karunya. Hatur nuhun Kang Dedi,” tukas @sriemulyani2824. (*)