Suara Denpasar- Madura United menyusul Persita Tangerang melepas tiga pemainnya pada bursa transfer paruh musim Liga 1 22/23.
Pemain pertama yang diumumkan dilepas Madura United adalah penyerang asing berkebangsaan Timor Leste, Pedro Henrique.
Pedro sendiri baru dikontrak Madura United pada awal musim ini dan telah bermain sebanyak 15 kali dengan catatan 2 gol dan 1 assists.
“Setiap pertemuan pastilah ada perpisahan. Sampai bertemu lagi di lain waktu,” tulis Madura United lewat caption unggahan video perpisahan Pedro Henrique di akun media sosialnya.
Tidak diketahui secara pasti mengenai alasan pelepasan penyerang berusia 30 tahun itu.
Namun ini kemungkinan besar erat kaitannya dengan keinginan Madura United untuk mendatangkan pemain asing baru pada bursa transfer paruh musim ini.
Hal ini karena tidak lama setelah pengumuman pelepasan Pedro, Laskar Sapeh Kerrab langsung mengumumkan sosok baru di skuadnya.
Dia adalah penyerang perkebangsaan Australia yang sebelumnya bermain untuk klub Liga Thailand, Nakhon Ratchasima FC, Kwabeni Appiah.
“Tambahan 1 amunisi untuk lini depan, Kwabena Appiah Kubi (@vvpivh) pemain asal Australia ini akan memperkuat Laskar Sapeh Kerrab. Done Deal,” ungkap Madura United.
Baca Juga: Usai Pindah Ibu Kota Baru, Gedung Milik Pemerintah Pusat di Jakarta Bisa Disewa
Selain Pedro Henrique, Madura United juga melepas dua pemain lokalnya, yakni Kevy Syahertian dan Haris Tuharea.
Kevy Syahertian rencananya akan dipinjamkan Madura United ke klub lain, sedangkan Haris Tuharea akan dilepas secara permanen.
“Untuk memberi tambahan lebih kepada @mochkevy_11, Madura United sepakat untuk meminjamkan Syahertian. Good luck Cong Kepi,” tulis Madura United.
“Terimakasih kebersamaannya selama kurang lebih 3 tahun ini kakak @harisayra. Sukses di tempat yang baru. Tetep kebanggaan kami,” tulisnya lagi.
Menurut Indo Transfer melalui Twitternya, Kevy dikabarkan bakal bergabung dengan klub promosi Rans Nusantara FC.
Sementara Haris Tuharea santer diisukan akan kembali ke klub lamanya, yaitu PSS Sleman.