Suara Denpasar - Dua sosok ini sampai saat ini menjadi dua orang yang dibenci Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Dua orang dan perannya itu dibongkar politisi kawakan Panda Nababan.
Dua orang yang masuk daftar "black list" itu adalah mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Mantan Ketua MPR RI Amien Rais.
Kisah mantan wartawan yang dekat dengan lingkaran PDI Perjuangan itu kepada Karni Ilyas dalam kanal YouTube @Karni Ilyas Club yang dikutip denpasar.suara.com, Sabtu 7 Januari 2023.
Untuk Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, kebencian Megawati itu terungkap pada tahun 2005.
Ketika itu SBY baru setahun menjadi Presiden RI. Di mana, dia memiliki keinginan untuk bertemu dengan Megawati.
"SBY kirim utusan. Akhirnya (PDIP) rapat ada Taufik Kiemas, Cahyo Kumolo, Pramono Anung, dan saya di Teuku Umar," katanya.
Hasil pertemuan itu mengurus Cahyo Kumolo, Pramono Anung, dan Panda untuk menanyakan apa keinginan SBY dari pertemuan tersebut.
Ketika mereka bertiga. naik mobil, mereka dihentikan oleh Megawati. Cahyo dan Pramono diminta turun dari mobil. "Kau Batak, kau wartawan. Kau saja yang ke istana," ingat Panda soal pernyataan Megawati.
Namun, sebelum berangkat Mega meminta Panda untuk menulis lima pertanyaan yang harus dijawab oleh SBY.
Baca Juga: PWI Aceh Ajukan Diri sebagai Tuan Rumah Porwanas XIV Tahun 2025
Jika SBY bisa menjawab, maka dirinya bersedia bertemu. Namun, kelima pertanyaan itu tidak bisa dijawab oleh SBY.
Sedangkan kebencian Megawati terhadap Amien Rais karena sosok tersebut dinilai menikam Mega dari belakang. Hal ini berawal pada tahun 1999 silam.
Di mana Amien Rais duduk sebagai Ketua MPR RI, waktu itu ia membikin koalisi poros tengah untuk menghadang Megawati sebagai calon presiden. ***