Suara Denpasar - Timnas Indonesia bisa dikatakan gagal total di Piala AFF 2022. Mimpi Timnas Indonesia untuk memenangkan gelar Piala AFF untuk pertama kalinya pupus sudah.
Anak asuh Shin Tae-yong harus kalah atas Vietnam dengan skor 2-0 pada leg kedua di Stadion My Dinh Vietnam, Senin (9/01/2023) malam WIB.
Bisa dikatakan kegagalan coach Shin Tae-yong untuk memberikan gelar pertama kepada Timnas Indonesia di Piala AFF berlanjut. Dalam dua edisi yang sudah dilewatinya, Coach Shin Tae-yong dia kali gagal membawa gelar juara.
Pada SEA Games 2021, Vietnam, Timnas Indonesia U-23 hanya mampu meraih perunggu. Ada pula prestasi lain, seperti peningkatan ranking di FIFA hingga lolosnya Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023.
Bisa dikatakan Shin Tae-yong berhasil membawa timnas Indonesia lolos ke Piala Asia, setelah yang terakhir timnas Garuda lolos ke Piala Asia pada tahun 2007 sebagai tuan rumah.
Setelah kegagalan di Piala AFF 2022 tersebut, banyak netizen Indonesia yang menyerukan #STYOUT pada media sosial Twitter.
Namun banyak yang akan menyayangkan apabila Shin Tae-yong harus keluar untuk saat ini, maka apa yang dibangunnya selama ini akan sia-sia.
Salah satu pundit sepakbola Indonesia yakni Justinus Lhaksanakan menjelaskan pandangannya mengenai masa depan Coach Shin Tae-yong di Timnas Indonesia kedepannya.
Mengutip dari akun YouTube pribadinya yakni @justinuslhaksana, coach Justin menjelaskan bahwa dirinya tidak setuju jika Coach Shin Tae-yong harus dipecat setelah kegagalan di Piala AFF 2022.
Baca Juga: Doa Sholat Tahajud Agar Cepat Dikabulkan oleh Allah SWT, Ini Panduan Lengkapnya
Menurut pria yang menyukai Timnas Belanda tersebut menjelaskan bahwa, PSSI sebagai induk sepakbola Indonesia harus memberikan kesempatan kepada Shin Tae-yong setidaknya sampai Piala Asia 2023 usai.
“Menurut saya, beri STY kesempatan setidaknya hingga Piala Asia. Jarak antara Piala Dunia U-20 dan Piala Asia setahu saya berdekatan. Jika berhenti di tengah jalan, apa yang sudah dibangun bisa berantakan lagi,” jelas Kochi sapaan akrab Coach Justin.
Coach Justin juga menilai jika publik sepakbola Indonesia masih belum bisa mengukur kapabilitas STY menukangi Timnas Indonesia hanya karena gagal juara dua kali di Piala AFF.
Tetapi yang jelas masyarakat Indonesia tidak boleh berharap banyak kepada Timnas Garuda untuk bisa berprestasi di Piala Dunia U-20 dan Piala Asia 2023. Yang terpenting menurut kochi adalah, bagaimana Timnas Indonesia menunjukkan penampilan yang terbaik.
“Di kesempatan terakhir itulah, Shin Tae-yong harus menunjukkan kapabilitasnya sebagai pelatih yang punya sederet prestasi Sebelum memimpin Timnas Indonesia,” tandas Justinus Lhaksana. (Rizal/*)