Lebih 100 Tahun Hilang, Katak Pelangi Kembali Ditemukan di Gunung Nyiut

Suara Denpasar

Jum'at, 13 Januari 2023 | 23:39 WIB
Lebih 100 Tahun Hilang, Katak Pelangi Kembali Ditemukan di Gunung Nyiut
Foto Dokumen BKSDA Kalimantan Barat

Suara Denpasar -  Binatang bernama Katak Pelangi atau Ansonia Latidisca yang pernah hilang lebih dari 100 tahun kini ditemukan kembali di Indonesia.

Dikutip dari akun Instagram @kementrianlhk yang diunggah, bahwa dijelaskan penemuan kembali katak pelangi merupakan hasil kegiatan Scientific Exploration and Expedition Cagar Alam (CA) Gunung Nyiut 2022, yang dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (Kalbar) bersama peneliti muda ahli botani menemukan kembali katak pelangi atau ansonia latidisca.

Dijelaskan juga, katak pelangi  atau sambas stream toad, pertamakali ditemukan pada tahun 1893 oleh seorang ahli botani asal Jerman, Johann Gottfried Hallier, dibagian hulu Sungai Sambas, di puncak Gunung Damus, berada di sekitar Gunung Nyiut  yang sekarang merupakan wilayah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

"Nah, semenjak itulah, katak kharismatik yang cantik dan berukuran mini ini tidak pernah ditemukan kembali dibagian wilayah Indonesia," tulisnya, seperti dikutip Suara Denpasar, Sabtu (14/1).

Namun, akhirnya 129 tahun berselang sejak pertamakali katak pelangi itu teramati di wilayah Indonesia dan tepat pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 yang lalu, botanis Indonesia, Randi Agusti, menemukan katak ini.

Selain itu, diterangkannya bahwa katak pelangi mempunyai ciri fisik berkaki kurus dan panjang dengan tubuh bertotol-totol. Tubuhnya berukuran kecil, panjangnya antara 30 hingga 50 mm. Kulit belakang berwarna hijau terang, ungu dan merah, ada bintik-bintik berwarna pada kulit belakang tidak rata tetapi seperti batu kerikil atau mirip kutil.

Selain itu, nama pelangi yang kemudian disematkan pada sambas stream toad. Karena, pada kulitnya mempunyai pola warna hijau terang, ungu dan merah. Dari ciri tersebutlah, kalau katak yang ditemukan di Gunung Nyiut, Kabupaten Landak, adalah katak pelangi.

Saat ditemukan, sepertinya ia sedang berkamuflase mengikuti warna helai daun tempatnya bertengger. Kamuflase sendiri merupakan cara satwa untuk mengelabui musuhnya. Katak pelangi ini memang aktif di malam hari di sekitar sungai yang berbatu-batu atau stream. (")

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lionel Messi Diincar Al Hilal dan Digoda dengan Gaji Rp 4,5 Triliun

Lionel Messi Diincar Al Hilal dan Digoda dengan Gaji Rp 4,5 Triliun

Denpasar | Jum'at, 13 Januari 2023 | 21:29 WIB

Bukan C. Ronaldo dan Messi, Ini Pesepakbola dengan Koleksi Hattrick Terbanyak Sepanjang Massa

Bukan C. Ronaldo dan Messi, Ini Pesepakbola dengan Koleksi Hattrick Terbanyak Sepanjang Massa

Denpasar | Jum'at, 13 Januari 2023 | 19:55 WIB

Makin Jago Pose di Depan Kamera, Gaya Nyentrik Betrand Peto Disebut Mirip Artis Holywood

Makin Jago Pose di Depan Kamera, Gaya Nyentrik Betrand Peto Disebut Mirip Artis Holywood

Lifestyle | Jum'at, 13 Januari 2023 | 15:28 WIB

Terkini

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

×