Suara Denpasar- Mengejutkan, dikabarkan hari ini Timnas Indonesia bakal kehilangan sang pelatih Shin Tae-yong yang bakal mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala di Tim Nasional.
Itu merupakan judul dari video YouTube Generasi Timnas, yang diberi judul "RESMI!? KABAR UPDATE HARI INI, SHIN TAE YONG AKAN MENGUNDURKAN DIRI DARI JABATAN PELATIH TIMNAS INDONESIA".
Judul video YouTube bernarasi Bombastis tersebut diupload pada Jum'at (13/01/2024) yang dimana telah ditonton sebanyak 25.000 views.
Tentunya berita tersebut telah membuat geger Warganet, pasalnya Shin Tae-yong merupakan pelatih yang diharapkan bakal bertahan di Timnas Indonesia.
Tntunya muncul pertanyaan apakah berita berdurasi 3 menit 4 detik tersebut benar? Tentunya banyak publik bertanya-tanya tentang kebenaran video tersebut.
Dalam video tersebut juga secara meyakinkan, ada potongan video Shin Tae-yong saat diwawancarai sebelum pertandingan menggunakan bahasa Korea Selatan.
Narator dalam video tersebut menjelaskan bahwa Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong diminta untuk mundur dari kursi Pelatih Timnas Indonesia usai kegagalan di Piala AFF 2022.
Lebih lanjut narator dalam video tersebut menjelaskan bahwa ada Shin Tae-yong harus mundur dari kursi Pelatih Timnas Indonesia, karena ada beberapa pihak yang menginginkan dirinya Mundur dari Timnas.
Selain itu, dalam video tersebut juga mengutip dari beberapa sumber berita yang menulis bahwa Shin Tae-yong bakal mundur dari pelatih Timnas Indonesia.
Baca Juga: Jakarta Terpilih Jadi Tuan Rumah Peluncuran Perdana Yamaha MotoGP Team 2023
Cek Fakta
Dalam video yang diupload oleh akun YouTube Generasi Timnas itu, tidak adanya korelasi dengan judul dan isi dari video berdurasi 3 menit 4 detik tersebut.
Selain itu, video itu juga tidak membahas lebih detail Mengenai judul cilikbait yang membuat para pemirsa tertarik untuk menonton.
Perlu diketahui juga bahwa saat ini Coach Shin Tae-yong juga masih menjadi pelatih Timnas Indonesia, walaupun masa depannya bakal dibahas lebih lanjut ketika rapat EXCO PSSI.
Jadi dapat disimpulkan bahwa video tersebut merupakan berita boombastis cenderung hoax karena tidak memiliki sinkronitas antara judul dengan isi video. (*/Dinda)