Suara Denpasar - Jose Mourinho saat ini bekerja sebagai pelatih kepala di klub Italia, AS Roma.
AS Roma juga tidak memiliki dana belanja melimpah seperti yang dimiliki bekas klubnya dulu, Chelsea.
Chelsea diketahui baru-baru ini dengan mudahnya membeli Mykhailo Mudryk seharga 100 dolar juta dari Shakhtar Donetsk.
Pelatih dengan julukan The Special One itu sekarang bekerja dengan anggaran yang lebih terbatas di AS Roma.
Namun raksasa Serie A tersebut harus dapat memanfaatkan sumber daya yang telah mereka miliki untuk bisa bersaing di papan atas.
Mourinho juga mengungkapkan keluh kesahnya.
Dilansir dari Gazzetta Dello Sport, Mourinho berujar mau tidak mau harus menggunakan para pemain muda untuk mengcover pemain utama yang absen.
“Untuk mendapatkan kualitas, kami harus membuat para pemain muda untuk terus berkembang,” ujar Jose Mourinho.
“Seperti (Pemain muda Roma, Benjamin) Tahirovic memiliki kualitas. Kami juga membutuhkan bek yang bisa mengoper bola dengan lebih baik di luar pertahanan dan Kumbulla mungkin adalah yang terbaik, namun kami membutuhkan Ibanez karena kecepatan dan determinasinya. Kami perlu mencari solusi, kami tidak bisa hanya sekadar membeli Mudryk dengan harga 100 juta dolar!,” ungkapnya.
Baca Juga: Jelang Tahun Baru Imlek 2023, Yuk Lihat Paduan Akulturasi Budaya Tionghoa
Mourinho bahkan telah pasrah dengan keadaan jika tidak ada pemain yang datang di bulan Januari ini.
“Saya tidak mengharapkan siapapun untuk datang. Tiago Pinto (Direktur AS Roma) sangat jujur dan terbuka, ia mengatakan hal-hal dalam sebuah wawancara yang biasanya tidak ingin didengar oleh seorang pelatih,” lanjut Mourinho.
“(Kebanyakan) Pelatih selalu ingin mendengar bahwa kita punya banyak uang, bisa membeli opsi a, b, c, d, membangun tim yang luar biasa. Itu adalah impiannya. Saya dulu (juga) bekerja di klub dengan dana yang praktis dan tidak terbatas. Semakin banyak klub saat ini yang memiliki profil itu, namun itu bukan profil kami. Kami bekerja, kami memberikan segalanya, kami bekerja dengan karakteristik yang kami miliki,” tutup pelatih 59 tahun tersebut. (Rizal/*)