Mengenal Karakteristik Lahan Gambut di Indonesia

Suara Denpasar

Kamis, 19 Januari 2023 | 00:42 WIB
Mengenal Karakteristik Lahan Gambut di Indonesia
Screenshot Video Akun @kementrianlhk

Suara Denpasar- Negara Indonesia salah satu negara yang memiliki lahan gambut yang luas dan mungkin belum banyak yang memahami tentang lahan gambut.

Sementara, lahan  gambut sendiri ialah jenis lahan basah yang terbentuk dari timbunan material organik berupa sisa-sisa pohon, rerumputan, lumut dan jasad hewan yang membusuk di dalam tanah.

Dilansir dari akun instagram Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, yaitu akun @kementrianlhk menerangkan tentang karakteristik lahan gambut. Dijelaskan, karakteristik spesifik dari tanah gambut yang membedakan dengan tanah mineral salah satunya yaitu mudah mengalami kering tak balik atau irreversible drying serta mudah ambles atau subsidence.

"Ketika musim kemarau, lahan gambut bisa menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Jika itu terjadi, api dapat merambat hingga ke dalam tanah sampai ketinggian 3 meter di bawah permukaan," tulis akun tersebut, seperti dikutip Suara Denpasar, Kamis (19/1).

Sementara, diterangkan juga bahwa Indonesia telah menjadikan restorasi gambut dan pencegahan kebakaran lahan gambut sebagai salah satu fokus utama dalam net sink kehutanan dan penggunaan lahan lain (FoLU) 2030.

Kemudian, selama tahun 2019 hingga 2022, Indonesia terus melakukan perbaikan restorasi gambut seluas 300 ribu hektar di pemegang konsesi. Selain itu, 230 desa dengan luas 50 ribu hektar telah dilaksanakan restorasi dengan melibatkan masyarakat setempat.

Selain itu, di video berdurasi pendek yang diunggah oleh akun @kementrianlhk dijelaskan tentang karakteristik atau sifat tanah gambut yang menyerupai spon, yang pada musim kemarau dapat menjadi kering sampai kedalaman tertentu dan mudah terbakar.

Sehingga, jika lahan gambut terbakar api akan menjalar dibawa permukaan tanah. Lalu saat pemadaman, dibutuhkan alat suntik gambut yang ditancapkan kedalam tanah gambut sehingga bisa memadamkan bara api di dalam tanah gambut. (")

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keren! 7 Idol Korea Ini Pernah Jadi Pengisi Suara Karakter Animasi

Keren! 7 Idol Korea Ini Pernah Jadi Pengisi Suara Karakter Animasi

Your Say | Rabu, 18 Januari 2023 | 14:35 WIB

Deretan Zodiak yang Dikenal Paling Pelit, Ada Cancer sampai Capricorn!

Deretan Zodiak yang Dikenal Paling Pelit, Ada Cancer sampai Capricorn!

Your Say | Kamis, 12 Januari 2023 | 20:42 WIB

Mantan ART Bongkar Sifat Asli Bu Eny 'Rumah Terbengkalai Tanpa Listrik' Sebelum Depresi

Mantan ART Bongkar Sifat Asli Bu Eny 'Rumah Terbengkalai Tanpa Listrik' Sebelum Depresi

Your Say | Jum'at, 06 Januari 2023 | 20:28 WIB

Terkini

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:37 WIB

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:29 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:24 WIB

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Bogor | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:14 WIB

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

×