Suara Denpasar - Kakek dari Muhammad Ziyad Wijaya balita berumur 4 tahun yang jasadnya diantar oleh seekor buaya di Sungai Mahakam, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur telah memberi kesaksian.
Sang kakek yang bernama Azhar Said membenarkan apa yang tengah viral di media sosial saat ini. Ia menceritakan kronologi cucunya hilang hingga tewas karena tenggelam.
“Sekitar jam 3 lewat sore, anak-anak itu masih di sekitar rumah ini bermain-main di warung-warung lama-lama ke belakang rumah, di belakang rumah kan sungai,” kata Said, dikutip Suara Denpasar dari Kanal tvOneNews, Senin (23/01/2023).
Namun Azhar Said mengatakan jika cucunya itu bermain seorang diri di belakang rumahnya. Hal itu sempat dilihat oleh tetangganya.
“Di belakang itu dia main sendirian, sempat ada ibu-ibu sebelah yang melihatnya. Tapi melihatnya lihat main aja disitu,” katanya.
Ia mengatakan jika ibu itu sempat menyuruh Muhammad Ziyad untuk masuk ke dalam rumah.
“Jadi dilihatnya itu anak masuk ke dalam rumah, entah masuk apa nggak nya, jadi ibu-ibu itu merasa aman sudah karena melihatnya sudah masuk,” lanjutnya.
Setengah jam kemudian ibu Muhammad Ziyad mencarinya. Namun setelah dicari kemana-mana bocah tersebut tak ditemukan. Sehingga tak ada yang secara langsung melihat Ziyad terjatuh ke sungai.
Azhar Said membenarkan jika kondisi sang cucu dalam keadaan utuh setelah diantarkan oleh buaya ke tepian sungai.
Baca Juga: Rumah Jurnalis Senior Papua Victor Mambor Diteror Bom oleh OTK, Diduga Diserang karena Pemberitaan
“Iya gak ada. Cuma ada sedikit kulit karena 2 malam 1 hari di air ada terkelupas sedikit kulitnya,” katanya.
Ia mengatakan awalnya mengetahui hal itu dari karyawan PT.Mindo. Buaya tersebut mengantarkan bocah berusia 4 tahun itu ke tepian dimana ramai terdapat karyawan.
“Kita mendapat informasi dari karyawan Mindo. Dia menelpon ke rumah bilang nya ada jasad dibawa sama buaya,” katanya.
Awalnya karyawan sempat ragu, tapi setelah melihat kaki Muhammad Ziyad mereka kemudian mencoba menghubunginya.
Sang kakek membenarkan jika buaya itu mengantarkan cucunya dengan dipanggul di atas punggung nya dan masih menggunakan pakaian lengkap.
“Yang menyaksikan itu katanya di atas punggungnya buaya itu. Masih lengkap baju, celana pendek,” katanya. (*/Dinda)