Suara Denpasar - Konten kreator viral yang bekerja di Jerman, Bunda Corla pulang ke Indonesia untuk beberapa waktu karena suatu urusan.
Kesempatan itu ia gunakan untuk mengunjungi beberapa artis Indonesia dan menjadi bintang tamu di podcast-podcast Youtube, termasuk Rans Entertainment.
Pada video berjudul "EXCLUSIVE!! KISAH DIBALIK CERIANYA BUNDA CORLA!! TANGIS BUNDA PECAH, YANG KUAT YA BUND!!" yang dirilis pada 17 Januari 2023, bersama host, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Bunda Corla turut menceritakan mengenai kondisi keluarganya.
Cerita itupun membawanya pada isak tangis karena ia merasa bersalah karena tidak dapat sepenuhnya membantu keluarganya.
"Selama ini kan kalau bunda pulang ke Indonesia selalunya kan tinggal sama keponakan. Orang tua udah meninggal lama," ungkap Bunda Corla ke Raffi Ahmad dan Nagita Slavina mengawali cerita soal keluarganya.
"Jadi abang ini ceritanya kan hilang kontak selama 10 tahun. Dia tu udah punya penyakit gitu. Dan abang bunda ini ketika bunda bilang kenpaa nggak mau cari telepon aku? Dia malu. Aku nggak mau minta-minta tolong sama kamu, Sintia, katanya, abang nggak mau," katanya.
"Tapi abang kan hidupnya susah. Aku nggak tahu kehidupan abang, aku tahunya abang satu lagi. Abang bunda kan dua. Bunda lebih sering nolong yang ini dulu. Karena yang meninggal ini hilang kontak. Sementara yang ini udah punya rumah dari Bunda satu. Yang ini nggak dapat rumah. Anaknya udah banyak juga.
"Yaudah akhirnya dia juga punya penyakit lama kayak penyakit batuk. Ternyata sakit gula itu sudah lama di dalam badannya,"
Setelah bercerita panjang lebar, Bunda Corla pun bercerita tentang pertemuannya dengan tetangganya yang membawanya bisa bertemu kakaknya ini.
Baca Juga: Sah Bela Indonesia, Ini yang Kalian Perlu Tahu Tentang Shayne Pattynama
"Akhirnya ketemu sama tetangga, temen kecil. Kita cerita-cerita, trus dia bilang, oh Abangmu kerja di taksiku, katanya. Tinggal di mana? Bunda bilang gitu. Ya nanti aku kasih tau. Ada fotonya nggak? Di kasih foto dulu dari Hendi. Bunda nangis, iya ini abang gue, kenapa kurus? Kan kurus banget." ucap Bunda Corla dengan terbata-bata karena akhirnya tangisnya pecah.
"Kurus, kaya nggak tega gitu. 10 tahun nggak pernah ketemu, hidup sama mertua. Ternyata dia punya sakit-sakitan. Sementara yang satu Bunda udah membahagiakan terus, bukan bunda melupakan diri. Memang hilang kontak. Tidak ada yang memberi tahu gitu lho."
"Gimana kabar abang? Abang sehat. Abang kenapa kurus, terus abang bilang gini, Sin, boleh nggak bantu Abang. Abang mintalah pinjem 20 juta. Untuk apa aku bilang, abang bilang pingin beli mobil. Untuk apa, sekarang abang bawa apa. Bawa taksi katanya. Udah sekarang gini, lalu pas nelfon lagi yang ngangkat kakak ipar. Kak, abang kerja apa, kerja di taksi, Sin. Kenapa kok abang kurus sekali kak. Dia sakit udah lama. Ini bunda nggak pernah tahu kabarnya."
Melihat kondisi kakaknya yang demikian, Bunda Corla pun merasa bersalah kenapa ia tak memperhatikan kakaknya yang kedua.
"Bunda kaya merasa berdosa, bersalah, kenapa nggak aku perhatikan yang ini. Kenapa harus yang ini terus yang gue perhatikan yang tertua ini. Sementara gue punya abang lagi yang kedua, yang juga punya penyakit. Kok bisa nggak gue perhatiin. Ini untuk apa gue punya duit banyak, tapi keluargaku susah?" ungkap Bunda Corla sambil terus menangis.
Bunda Corla juga menyampaikan bahwa ia hidup sangat berkecukupan tapi merasa sangat sedih ketika tahu keluarganya ternyata hidup susah.