Mantan Gubernur Bali Ingatkan Potensi Serangan Teroris Masih Tinggi: 'Jangan Lengah!'

Suara Denpasar

Minggu, 29 Januari 2023 | 20:54 WIB
Mantan Gubernur Bali Ingatkan Potensi Serangan Teroris Masih Tinggi: 'Jangan Lengah!'
Mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang kini jadi anggota DPD RI (4 dari kanan) mengingatkan potensi serangan teroris ke Bali. (ANTARA)

Suara Denpasar - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang juga mantan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika mengingatkan masih tingginya potensi serangan teroris. Termasuk di Bali.

Dia mengatakan, pariwisata Bali tetap harus ditopang dengan program keamanan dan keselamatan berstandar internasional.

"Harus ada 'sense of security' (kepekaan pada keamanan). Tidak bisa tidak, apalagi pariwisata ini paling rentan," jelas Mangku Pastika dalam acara Diskusi NCPI Bali Great Sharing Session di Denpasar, Minggu (29/1/2023).

Mantan Kapolda Bali itu juga menyatakan, pada tahun-tahun politik saat ini, ada potensi politik identitas. Pada saat itu, kondisi akan memanas.

"Soal keamanan harus kita ingatkan. Jangan sampai sudah terjadi, baru pusing semua. Potensi serangan terorisme masih tinggi dan terorisme merupakan kejahatan global," kata Pastika.

Mantan Ketua Tim Investigasi Bom Bali tersebut seperti berkelakar,  jangankan bom meledak, apabila ada petasan sebesar kepala meledak di kawasan wisata Kuta, itu bisa bikin kaaget dan menyebabkan pariwisata Bali menjadi sepi.

Acara yang bertajuk "Tourism Development Trends in The Face of Global Economic Challenges" ini juga menyatakan, pembangunan keamanan dan keselamatan yang berstandar internasional harus didukung peralatan yang canggih, sumber daya manusia (SDM) yang hebat dan jaringan yang terpelihara.

"Densus 88 bisa mencium teroris di mana-mana itu karena jaringannya dipelihara. Bali bisa tidak memelihara jaringan? Mari kita bicarakan dan jangan sampai lupa karena kalau sudah kejadian setengah mati kita menyelesaikan," papar pejabat yang kerap ceplas-ceplos ini.

Dia mengingatkan, kala terjadi peristiwa Bom Bali pada 2002 kemudian disusul pada 2005, sejumlah stakeholder, termasuk pemerintah setengah mati melakukan upaya promosi ke berbagai negara untuk meyakinkan bahwa Bali aman dikunjungi.

baca juga

Hal itu tentu saja membutuhkan waktu. Dan memang, butuh waktu bagi Bali untuk bangkit setelah bom Bali I dan II itu.

Pastika juga menyatakan, sebelumnya di Bali juga ada tersebar polisi pariwisata di sejumlah objek wisata. Menurut dia, kehadiran polisi pariwisata ini menunjukkan ke publik, terutama wisatawan bahwa Bali mendapat perhatian dalam keamanan.

"Jangan sampai karena melihat kondisi Bali saat ini sudah aman, lalu lengah dan melupakan program-program terkait keamanan," kata Pastika yang saat menjadi calon gubernur salah satu "jualan politiknya" adalah keamanan ini.

Saat menjadi gubernur Bali, dia terus mengingatkan pentingnya penerapan filosofi Tri Hita Karana dalam pariwisata. Harapannya, dengan konsep Tri Hita Karana, maka melahirkan pembangunan yang berkualitas, bermartabat, berkelanjutan, dan inklusif.

Salah satu praktik dalam pembangunan menerapkan Tri Hita Karana adalah membangun Bali, bukan membangun di Bali. Sebab, jika membangun di Bali, uangnya dibawa ke luar daerah Bali.

"Jangan sampai rakyat tetap miskin dan ini tak boleh terjadi. Jangan hanya dinikmati oleh orang-orang yang berbisnis di sini. Oleh karena itu kualitas SDM Bali harus diperhatikan agar menjadi kekuatan," paparnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Gus Agung yang Produksi Arak Bali, Ekspor hingga China dan Singapura

Cerita Gus Agung yang Produksi Arak Bali, Ekspor hingga China dan Singapura

Denpasar | Minggu, 29 Januari 2023 | 19:30 WIB

Lebih Dari 3.000 Orang Kunjungi Festival Imlek Bersama Bali 2023 di Hari Pertama, Pengunjung: Rasanya Kayak di Cina

Lebih Dari 3.000 Orang Kunjungi Festival Imlek Bersama Bali 2023 di Hari Pertama, Pengunjung: Rasanya Kayak di Cina

Denpasar | Minggu, 29 Januari 2023 | 06:26 WIB

Tanpa Bali United! Bukan Persib Apalagi PSIS, Klub Ini Banyak Kirim Pemain ke Shin Tae Yong

Tanpa Bali United! Bukan Persib Apalagi PSIS, Klub Ini Banyak Kirim Pemain ke Shin Tae Yong

Denpasar | Minggu, 29 Januari 2023 | 04:25 WIB

Sun Go Kong Cs Kawal Biksu Tong di Festival Imlek Bersama Bali 2023

Sun Go Kong Cs Kawal Biksu Tong di Festival Imlek Bersama Bali 2023

Denpasar | Sabtu, 28 Januari 2023 | 18:10 WIB

Setelah Kontra PSIS dan PSS, Arema FC vs Bali United Resmi Ditunda, Persib Terganggu Rebut Juara BRI Liga 1?

Setelah Kontra PSIS dan PSS, Arema FC vs Bali United Resmi Ditunda, Persib Terganggu Rebut Juara BRI Liga 1?

Denpasar | Sabtu, 28 Januari 2023 | 14:40 WIB

Pemain Persib Bandung Ezra Walian Fix ke Bali, Begini Respons Semeton

Pemain Persib Bandung Ezra Walian Fix ke Bali, Begini Respons Semeton

Denpasar | Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:52 WIB

Terkini

Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah

Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 00:58 WIB

Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman

Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 00:50 WIB

Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M

Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:59 WIB

Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing

Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing

Riau | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:23 WIB

Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan

Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:11 WIB

Sempat Diburu KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Akhirnya Serahkan Diri

Sempat Diburu KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Akhirnya Serahkan Diri

Riau | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:08 WIB

PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi

PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi

Sumsel | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:05 WIB

Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil

Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil

Sumsel | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:53 WIB

Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat

Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat

Sumsel | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:46 WIB

Paus 13 Meter Terdampar di Permukiman Warga Banyuasin, Sempat Rusak Rumah hingga Diikat

Paus 13 Meter Terdampar di Permukiman Warga Banyuasin, Sempat Rusak Rumah hingga Diikat

Sumsel | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:32 WIB

×