Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis

Dinda Rachmawati

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:32 WIB
Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis
Bukan Permen, Ini Fruit Snacks dengan Lebih dari 50 Persen Real Fruit Juice (Instagram)
baca 10 detik
  • PT United Family Food meluncurkan produk HiFruit di Jakarta guna menghadirkan pengalaman menikmati buah dalam bentuk camilan praktis.
  • Produk camilan inovatif tersebut dibuat dengan kandungan jus buah asli lebih dari lima puluh persen serta rendah gula.
  • Steven Wijaya dan Ongkie Tedjasurja menyatakan langkah ini bertujuan memperkenalkan kategori baru agar konsumen mudah mengonsumsi buah di tengah aktivitas padat.

Suara.com - Buah selama ini lekat dengan kebiasaan makan keluarga Indonesia. Ada yang menyajikannya setelah makan, menjadikannya bagian dari sarapan, atau sekadar menyiapkan potongan buah di rumah sebagai camilan. 

Namun, di tengah aktivitas yang semakin padat, menikmati buah dalam keseharian tidak selalu semudah itu. Buah perlu dicuci, dipotong, disimpan dengan baik, dan sebagian jenis buah tidak tahan terlalu lama jika dibawa bepergian. Belum lagi soal selera. 

Tidak semua orang terbiasa menjadikan buah sebagai pilihan camilan sehari-hari. Perubahan kebiasaan tersebut kemudian membuka pertanyaan menarik: mungkinkah sensasi makan buah dihadirkan dalam bentuk snack yang lebih praktis?

Pertanyaan itu menjadi salah satu titik awal lahirnya HiFruit dari PT United Family Food (UNIFAM), yang diperkenalkan sebagai bagian dari kategori Fruit Snacks. Alih-alih memosisikannya sebagai permen rasa buah, produk ini mencoba membawa pengalaman menikmati buah ke dalam format camilan.

Steven Wijaya, CEO UNIFAM, mengatakan ide tersebut berangkat dari melihat adanya jarak antara keinginan masyarakat untuk hidup lebih sehat dan kebiasaan mereka sehari-hari.

“Kalau ditanya siapa yang mau hidup sehat, pasti jawabannya semua mau. Tapi pertanyaannya, siapa yang benar-benar hidup sehat? Itu dua hal yang sangat berbeda,” ujar Steven di Jakarta baru-baru ini.

Makan Buah Jadi Lebih Praktis, UNIFAM Perkenalkan Hi Fruits dengan Kandungan Buah Lebih dari 50% (Dok. Istimewa)
Makan Buah Jadi Lebih Praktis, UNIFAM Perkenalkan Hi Fruits dengan Kandungan Buah Lebih dari 50% (Dok. Istimewa)

Menurutnya, salah satu tantangan dalam menjalani pola makan yang lebih sehat adalah persepsi bahwa makanan sehat sering kali tidak cukup menyenangkan untuk dinikmati. Karena itu, UNIFAM mencoba mencari titik temu antara pilihan yang lebih baik dan pengalaman makan yang tetap menyenangkan.

“Kita challenge diri kita sendiri, bagaimana kita bisa bikin sesuatu yang lebih sehat, tapi enak. Jadi benar-benar menjadi solusi, bukan cuma solusi yang kelihatannya sehat,” lanjutnya.

Dari sana, buah menjadi inspirasi. Jika buah identik dengan makanan yang sehat tetapi tidak selalu praktis dibawa ke mana-mana, pengalaman menikmati buah kemudian dicoba diterjemahkan menjadi sebuah snack.

baca juga

Salah satu buah yang menarik perhatian adalah anggur. Buah yang relatif mahal di Indonesia ini selama ini lebih sering dikonsumsi langsung sebagai buah segar. Dengan pendekatan berbeda, sensasi anggur kemudian bisa dinikmati dalam format camilan yang lebih ringkas.

“Anggur itu mahal di sini. Nah, ini bisa menikmati anggur dengan lebih enak, kemudian kita bikin buah menjadi snack,” kata Steven.

Yang menarik, inovasi tersebut tidak berhenti pada bentuk dan pengalaman makan. HiFruit membawa kandungan real fruit juice lebih dari 50 persen. Hal tersebut juga tercermin pada daftar bahan, dengan jus buah berada pada urutan pertama.

Menurut Steven, penggunaan buah sebagai bagian utama juga berkaitan dengan karakter rasa yang ingin dihadirkan. Dengan rasa manis yang berasal dari buah, kandungan gula per buah dibuat relatif rendah, sekitar satu gram.

“Karena manisnya memang dari buah itu sendiri,” ujarnya.

Bagi UNIFAM, langkah ini sekaligus menjadi upaya memperkenalkan kategori yang masih relatif baru di Indonesia. Tantangannya bukan semata-mata menghadirkan sebuah produk, tetapi mengajak konsumen memahami bahwa snack tidak selalu harus identik dengan pilihan yang selama ini mereka kenal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Asal Pilih Camilan! Ini Standar Makanan Ringan yang Aman untuk Anak

Jangan Asal Pilih Camilan! Ini Standar Makanan Ringan yang Aman untuk Anak

Health | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari

Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:00 WIB

7 WNI Terombang Ambing di Perairan Zhuhai China, Terjebak di Kapal MV Star Janet

7 WNI Terombang Ambing di Perairan Zhuhai China, Terjebak di Kapal MV Star Janet

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×