Suara Denpasar - Pergulatan di meja pemilihan ketua umum dan wakil ketua umum PSSI, masih berlangsung dengan lumayan panas.
Mochamad Iriawan tak lagi mengajukan diri sebagai calon ketua umum, setelah sukses membawa Shin Tae Yong ke tengah masyarakat.
Ia memilih untuk mengakhiri jabatan yang telah diembannya selama ini, dan meninggalkan PSSI yang ia cintai.
Tak hanya dicintainya, pria yang biasa disapa Iwan bule itupun akhirnya mendapat cinta dari para pemain Timnas Indonesia dan masyarakat atas dedikasinya selama menjabat.
Hujatan serta kontra produktif itu sirna seketika, setelah banyaknya pembelaan dari para pemain Timnas Indonesia.
Setelah usainya periode Mochamad Iriawan, akan hadir periode baru yang diwarnai dengan hadirnya seorang wanita di balik hadirnya Shin Tae Yong di Indonesia.
Ia adalah Ratu Tisha, wanita muda nan cantik itu menyalonkan dirinya sebagai wakil ketua PSSI untuk periode mendatang.
Mendaftarkan dirinya, ia mencoba untuk merangkum hasil penelitiannya tentang sulitnya sepak bola Indonesia untuk bersaing di Asia bahkan ASEAN.
Hal itu ia ungkapkan melalui Instagram @ratu.tisha melalui sesi tanya jawab dengan pecinta sepak bola tanah air.
"Apa sih yang membuat sepak bola Indonesia sulit maju?" tanya salah satu dari mereka.
Ada tiga hal yang menjadi jawaban Ratu Tisha, atas pertanyaan pemuda bernama akun @anangmatius09.
"Masalah yang paling pertama adalah technical," ungkap Ratu Tisha mengawali jawabannya.
"Yang kedua adalah pendataan yang baik dan ketiga tentunya sinergitas," pungkasnya.
Ratu Tisha mengatakan bahwa letak geografis Indonesia juga berpengaruh kepada ketiga hal yang ia sebutkan di atas.
Sebagai negara yang besar, Ratu Tisha mengajak masyarakat untuk tidak melihatnya sebagai kekurangan justru sebaliknya.