Suara Denpasar - Sidang perceraian antara Kang Dedi Mulyadi dengan Anne Ratna Mustika akan memasuki babak akhir. Keduanya akan menjalani sidang dengan agenda putusan pada Rabu (22/2/2023) besok.
Nah, jelang putusan cerai tersebut, Kang Dedi Mulyadi rupanya sempat dibuat menangi oleh sosok penjual rambutan benama Eni.
Ibu Eni yang berjualan ditemani anaknya ditemui Kang Dedi pada Senin kemarin. Saat itu, Kang Dedi sedang dalam perjalanan ke Kabupaten Indramayu.
Dalam perjalanan itu, dia tidak sengaja bertemu Eni bersama anaknya Ny. Eni yang sedang berjualan rambutan bersama anaknya, Atep.
Kang Dedi mengaku terharu dengan kedermawanan Eni. Sebab, dengan ikhlas, dia memberikan seluruh dagangannya untuk anak-anak yatim.
Dalam kondisi hujan deras, Dedi melihat Eni sedang termenung menunggu pembeli datang ke jongko beratapkan terpal di pinggir jalan Kampung Pansor, Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.
Eni berjualan rambutan per ikat dengan harga bervariasi. Dedi kemudian menghampirinya dan hendak membeli rambutan.
Dedi kemudian menawar rambutan itu seharga Rp3.000. Dedi berpura-pura akan menjual kembali dengan harga Rp4.000,00—Rp5.000,00 dan keuntungannya untuk anak-anak yatim.
Saat itu, ibu Eni masih memiliki 22 ikat rambutan yang belum laku dijual. Jika dihitung, Eni akan rugi Rp66 ribu karena menjual rambutan di bawah harga modal.
Baca Juga: Produksi Padi Payakumbuh Capai 42.927 Ton
Meski demikian, Eni rupanya tetap setuju menjual rambutan itu. Tak hanya itu, saat Kang Dedi meminta tanpa membayar, Eni pun mempersilakannya.
Dalam kesempatan itu, Eni juga bercerita tentang sang suami yang sedang menggembala domba. Kemudian dia juga mengatakan sang suami juga bekerja sebagai buruh serabutan.
Dari penghasilan yang minim itu, Eni menggunakannya untuk berjualan rambutan.
Sementara soal sang anak, Eni yang berkaca-kaca mengatakan anaknya yang pertama meninggal dunia karena kecelakaan.
Singkat cerita, Kang Dedi lantas meminta Eni dan anaknya memasukan rambutan itu ke dalam mobil. Keduanya justru memasukan semua dagangannya ke mobil Kang Dedi.
Melihat ketulusan Eni, Dedi langsung memberikan sejumlah uang.