Kenang Didi Kempot, Ambyar Bersama Google Doodle, Ini Karya Terpopuler "Maestro Campursari"

Suara Denpasar

Senin, 27 Februari 2023 | 14:10 WIB
Kenang Didi Kempot, Ambyar Bersama Google Doodle, Ini Karya Terpopuler "Maestro Campursari"
Google Doodle Kenang Legenda Didi Kempot, Godfather of Broken Heart

Suara Denpasar - Pada hari Minggu (26/2/2023) kemarin, Google Doodle mengenang Didi Kempot dengan menampilkan ilustrasi wajah sang Maestro. Didi Kempot, yang juga dikenal sebagai "Maestro Campursari", adalah seorang legenda musik Indonesia yang sangat dihormati di kalangan penggemar musik Indonesia.

Didi Kempot lahir pada tanggal 31 Desember 1966 di Surakarta, Jawa Tengah dan menghabiskan masa kecilnya di lingkungan yang kaya akan musik Jawa.

Sejak kecil, Didi Kempot sudah tertarik pada musik dan mulai belajar menyanyi dari ayahnya yang juga seorang musisi. Ia mengawali karir musiknya pada tahun 1984 dengan merilis album pertamanya yang berjudul "Pamer Bojo". Album tersebut menjadi terkenal dan membuat namanya semakin dikenal di kalangan penggemar musik.

Namun, popularitas sang Maestro Campursari benar-benar melejit setelah ia merilis album "Cintaku Sekonyong Konyong Koder" pada tahun 1997. Lagu yang menjadi hits dari album tersebut, "Stasiun Balapan", menjadi salah satu lagu campursari paling terkenal dan dianggap sebagai lagu wajib bagi para pecinta musik campursari.

Sebagai seorang seniman yang memiliki bakat dalam menciptakan lirik dan melodi yang indah, Kempot terus merilis album-album yang sukses dan mendapat banyak penghargaan.

Ia juga sering tampil di acara-acara musik dan konser di seluruh Indonesia, dan menjadi idola bagi banyak penggemar musik campursari.

"Legenda musik campursari. Lagu-lagunya tentang cinta, patah hati, dan kehilangan orang tersayang. Bikin penggemar Ambyar," tulis akun twitter @hitoria_id pada Minggu (26/2/2023). 

Kepopuleran Kempot juga membuat musik campursari semakin dikenal dan dihargai di Indonesia dan di luar negeri. Banyak orang yang mulai mengenal dan menyukai musik campursari berkat karya-karya Kempot.

Ia memberikan pengaruh besar dalam dunia musik Indonesia dan akan selalu dikenang sebagai salah satu legenda terbesar musik Indonesia sepanjang masa. (*/Dinda)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Lagu Ciptaan Didi Kempot Paling Legend Sepanjang Masa

10 Lagu Ciptaan Didi Kempot Paling Legend Sepanjang Masa

Entertainment | Minggu, 26 Februari 2023 | 17:58 WIB

Google Doodle Kenang Legenda Didi Kempot, Godfather of Broken Heart

Google Doodle Kenang Legenda Didi Kempot, Godfather of Broken Heart

Denpasar | Minggu, 26 Februari 2023 | 12:20 WIB

Google Doodle Hari Ini, Mengenang Didi Kempot Godfather of Broken Hearts

Google Doodle Hari Ini, Mengenang Didi Kempot Godfather of Broken Hearts

Lifestyle | Minggu, 26 Februari 2023 | 10:12 WIB

Google Doodle untuk Didi Kempot: Penghormatan kepada Legenda Musik Indonesia

Google Doodle untuk Didi Kempot: Penghormatan kepada Legenda Musik Indonesia

Denpasar | Minggu, 26 Februari 2023 | 09:30 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×