Suara Denpasar - Yuni Shara sempat menjadi perbincangan karena menemani anaknya menonton video dewasa.
Hal itu dia sampaikan saat tampil sebagai bintang tamu di kanal YouTube Venna Melinda.
Yuni Shara awalnya bercerita bahwa dia memergoki anaknya menonton film dewasa. Alih-alih memberi teguran, dia justru menemani buah hatinya menonton film tersebut.
Hal itu dia lakukan agar bisa memberikan edukasi seks yang benar kepada anak-anaknya.
"Anak-anakku kebetulan anak-anak yang terbuka. Nggak mungkinlah ya anak-anak kita nggak nonton film por*o, mau yang jenis anime atau jenis apa pun segala macam, akan ada," kata Yuni Shara seperti dikutip dari kanal YouTube Venna Melinda Channel, Selasa (28/2/2023).
Tak hanya berpikiran terbuka, Yuni Shara juga berharap bisa mendampingi buah hatinya seperti seorang teman. Dengan begitu, mereka akan jadi lebih terbuka dengannya.
"Jadi mendingan dari pada gini-gini mending kita jadi temen aja, 'gimana nonton kayak gini, asik ya?', 'bunda jangan gini-gini', 'aduh biasa aja bro', aku gitu," tutur Yuni Shara.
Meski tergolong tabu di kalangan masyarakat Indonesia, tindakan Yuni Shara ini ternyata dibenarkan oleh Agstried Piether, Psikolog Pendidikan Anak dan Remaja Rumah Dandelion.
Agstried Piether berpesan agar orangtua tidak bisa menahan emosinya saat memergoki anak menonton film dewasa, seperti yang dilakukan oleh Yuni Shara.
Baca Juga: Pegawai Kantor Pajak Punya Klub Moge, Begini Tanggapan Sri Mulyani
"Iya betul sekali, ketika kita memergoki anak nonton film porno, sepanik apapun kita sebaiknya tidak marah karena akhirnya anak hanya akan melakukan lagi dengan diam-diam, sebaiknya tanyakan kepada anak apa yang mendorong ia menonton film por*o? Penasaran? Ikut-ikutan teman?" ujar Agstried Piether seperti dikutip dari Suara.com.
"Nah, lewat hasil diskusi tersebut orang tua dapat memberikan pendidikan seks yang faktual, berdasarkan ilmu pengetahuan, bukan berdasarkan film porno," pungkasnya.(Rizal/*)