Learning Disorder, Gangguan Belajar yang Dialami Anak-Anak, Orangtua Wajib Tahu!

Suara Denpasar

Kamis, 02 Maret 2023 | 17:10 WIB
Learning Disorder, Gangguan Belajar yang Dialami Anak-Anak, Orangtua Wajib Tahu!
Learning Disorder, Gangguan Belajar yang Dialami Anak-Anak, Orangtua Wajib Tahu! (Pixabay.)

Suara Denpasar – Masa kecil merupakan dimana anak akan banyak mempelajari segala sesuatu.  Pada masa inilah dimana pembelajaran perilaku pada anak diajarkan.

Saat orang tua memberi contoh perilaku yang baik maupun buruk, anak - anak akan mudah meniru apa yang dilakukan orang tuanya tersebut.

Jadi alangkah baiknya orang tua memperhatikan perilaku apa saja yang harus ditanamkan pada anak.

Namun sadarkah bahwasanya anak kalian sulit mempelajari suatu hal? Seperti berhitung, membaca, bersosialisasi maupun keterampilan lainya.

Melansir dari CDC hal tersebut  merupakan gejala dari Learning Disorder atau gangguan dalam belajar.

Anak susah sekali belajar, disuruh membaca terbata bata, atau membutuhkan waktu lama Ketika disuruh menulis. Jangan pernah beranggapan  bahwa anak tersebut sebagai anak yang malas ataupun bodoh.

Learning Disorder atau gangguan belajar dialami oleh 5-10% anak di dunia. Karasteristik dasar dari hal tersebut  adalah adanya kesenjangan antara prestasi akademik dan kapasitas kemampuan belajar anak.

Terdapat gangguan saraf pada otak anak yang membuat struktur dan kinerja otak tidak bekerja dengan baik. Alhasil anak akan kesulitan untuk menerima ,memproses dan menginformasikan sesuatu.

Sebagai contoh, tes IQ anak bisa saja diatas rata-rata, namun tes kemampuan akademiknya seperti membaca,menulis, dan berhitung justru dibawah rata-rata.

baca juga

Karena pada dasarnya Learning Disorder tidak ada hubungannya dengan tingkat kecerdasan (IQ). Yang membedakan anak Learning Disorder dengan anak-anak lainya adalah kemampuan otaknya dalam menerima dan memproses informasi.

Penyebab pasti Learning Disorder belum diketahui pasti, namun diduga ada hubungannya dengan genetic, paparan lingkungan, atau gangguan yang terjadi selama kehamilan.

Bagaimana cara deteksi dini Learning Disorder pada anak?

Learning Disorder cenderung baru diketahui Ketika anak memasuki usia sekolah.

Seorang anak didiagnosis Learning Disorder jika mengalami gangguan belajar minimal selama 6 bulan dan tidak ada gangguan lain, seperti gangguan pendengaran, gangguan bicara, atau gangguan intelektual. 

Semakin dini Learning Disorder terdeteksi, semakin besar peluang anak tersebut untuk berhasil di sekolah dan menjalani kehidupan selayaknya anak-anak lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Wakil Rakyat Eko Patrio Didik Anak Agar Tak Sombong dan Arogan Seperti Mario Dandy, Bisa Ditiru Nih!

Cara Wakil Rakyat Eko Patrio Didik Anak Agar Tak Sombong dan Arogan Seperti Mario Dandy, Bisa Ditiru Nih!

Lifestyle | Kamis, 02 Maret 2023 | 15:15 WIB

Anak Punya Riwayat Kejang, Donita Enggan Tunda Beri Obat Saat Anak Demam

Anak Punya Riwayat Kejang, Donita Enggan Tunda Beri Obat Saat Anak Demam

Health | Kamis, 02 Maret 2023 | 14:19 WIB

Harta Kekayaan Rafael Alun Tembus Rp56 Miliar, Motor Harley yang Dipamerkan Anaknya Ternyata Bodong

Harta Kekayaan Rafael Alun Tembus Rp56 Miliar, Motor Harley yang Dipamerkan Anaknya Ternyata Bodong

News | Kamis, 02 Maret 2023 | 12:18 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×