Mengenal Sindrom Tourette: Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatan, Yuk Simak!

Suara Denpasar

Sabtu, 04 Maret 2023 | 20:40 WIB
Mengenal Sindrom Tourette: Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatan, Yuk Simak!
Mengenal Sindrom Tourette: Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatan, Yuk Simak! (Pixabay)

Suara Denpasar - Sindrom Tourette adalah sebuah kondisi neurologis yang ditandai dengan adanya gerakan tics atau suara yang tidak disengaja, yang muncul secara tiba-tiba dan tidak dapat dikendalikan.

Kondisi ini umumnya terjadi pada masa kanak-kanak dan remaja, namun dapat berlangsung hingga usia dewasa.

Gejala Sindrom Tourette

Gejala utama dari Sindrom Tourette adalah tics, yaitu gerakan atau suara yang tidak disengaja yang muncul secara tiba-tiba dan tidak dapat dikendalikan.

Tics dapat berupa gerakan mata, kepala, wajah, atau bagian tubuh lainnya. Sedangkan suara yang tidak disengaja bisa berupa suara menggaruk, bersin, atau mengeluarkan kata-kata yang tidak terkait.

Selain itu, penderita Sindrom Tourette juga dapat mengalami gejala lain seperti:

Kesulitan dalam berkomunikasi

Kesulitan dalam menjaga konsentrasi

Gangguan tidur

baca juga

Gangguan perilaku dan emosi, seperti perilaku impulsif, gangguan obsesif-kompulsif, dan depresi.

Penyebab Sindrom Tourette

Penyebab Sindrom Tourette hingga kini belum diketahui secara pasti, namun para ahli meyakini bahwa kondisi ini berkaitan dengan ketidakseimbangan kimiawi di otak.

Selain itu, faktor genetik juga berperan penting dalam menentukan risiko seseorang mengalami Sindrom Tourette.

Pilihan Pengobatan Sindrom Tourette

Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan Sindrom Tourette secara total. Namun, terapi dan obat-obatan dapat membantu mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup penderita.

Berikut adalah pilihan pengobatan untuk Sindrom Tourette:

Terapi perilaku 

Terapi perilaku dapat membantu penderita Sindrom Tourette dalam mengontrol gerakan dan suara tidak disengaja yang muncul.

Terapi ini melibatkan teknik-teknik seperti terapi perilaku kognitif dan terapi perilaku eksposur dengan respons pencegahan.

Obat-obatan 

Obat-obatan dapat membantu mengurangi gejala Sindrom Tourette seperti tics, impulsivitas, dan gangguan obsesif-kompulsif. Obat yang umum digunakan adalah antipsikotik dan alpha-adrenergic agonists.

Terapi komplementer 

Terapi komplementer seperti akupunktur, yoga, dan meditasi dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Terapi ini dapat membantu penderita Sindrom Tourette untuk mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup.

Kesimpulan

Sindrom Tourette adalah kondisi neurologis yang ditandai dengan adanya gerakan atau suara tidak disengaja yang muncul secara tiba-tiba dan tidak dapat dikendalikan. 

Penyebab Sindrom Tourette belum diketahui secara pasti, namun faktor genetik dan ketidakseimbangan kimiawi di otak berperan penting.

Terapi dan obat-obatan dapat membantu mengurangi gejala Sindrom Tourette, namun tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan kondisi ini secara total. 

Terapi perilaku, obat-obatan, dan terapi komplementer seperti akupunktur, yoga, dan meditasi dapat membantu mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup penderita.

Penderita Sindrom Tourette juga dapat memperbaiki kualitas hidup dengan menjalani gaya hidup sehat dan menghindari faktor-faktor yang dapat memicu munculnya gejala, seperti stres dan kelelahan.

Dalam menghadapi penderita Sindrom Tourette, diperlukan dukungan dan pemahaman dari lingkungan sekitarnya, terutama keluarga dan teman-teman. 

Penderita Sindrom Tourette sering mengalami stigma dan diskriminasi karena gejala yang tidak disengaja dan kadang-kadang dianggap aneh oleh orang lain.

Oleh karena itu, penting untuk memberikan dukungan moral dan emosional yang diperlukan agar penderita merasa diterima dan dihargai.

Dalam menjaga kesehatan mental dan fisik penderita Sindrom Tourette, penting untuk memperhatikan asupan makanan yang sehat, menjaga tidur yang cukup, dan berolahraga secara teratur. 

Selain itu, penderita juga dapat memperoleh dukungan dari kelompok dukungan dan organisasi yang menyediakan informasi dan bantuan untuk penderita Sindrom Tourette dan keluarga mereka. (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Sindrom Tourette, Gangguan yang Dialami Lewis Capaldi saat Konser

Mengenal Sindrom Tourette, Gangguan yang Dialami Lewis Capaldi saat Konser

Your Say | Sabtu, 04 Maret 2023 | 14:30 WIB

Hati-hati! Ini 4 Gejala Kolesterol Tinggi yang Harus Diwaspadai

Hati-hati! Ini 4 Gejala Kolesterol Tinggi yang Harus Diwaspadai

Your Say | Kamis, 02 Maret 2023 | 11:48 WIB

5 Gejala Diabetes Yang Wajib Kamu Ketahui!

5 Gejala Diabetes Yang Wajib Kamu Ketahui!

Denpasar | Kamis, 02 Maret 2023 | 10:00 WIB

Terkini

Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kaltim | Senin, 29 Juni 2026 | 23:20 WIB

BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah, Likuiditas Menguat untuk Dukung UMKM dan Sektor Riil

BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah, Likuiditas Menguat untuk Dukung UMKM dan Sektor Riil

Jatim | Senin, 29 Juni 2026 | 23:16 WIB

PTBA Resmikan Pusat Pembibitan Mangrove NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Pesisir

PTBA Resmikan Pusat Pembibitan Mangrove NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Pesisir

Sumsel | Senin, 29 Juni 2026 | 23:11 WIB

Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif

Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif

Kalbar | Senin, 29 Juni 2026 | 23:10 WIB

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Jangan Tunggu Air Seret, Ini 5 Cara Menghemat Air PDAM Saat Kemarau Melanda Sumsel

Jangan Tunggu Air Seret, Ini 5 Cara Menghemat Air PDAM Saat Kemarau Melanda Sumsel

Sumsel | Senin, 29 Juni 2026 | 22:58 WIB

Menyusuri Lorong Qianmen Beijing, Kawasan Tua yang Andalkan Tradisi Musyawarah

Menyusuri Lorong Qianmen Beijing, Kawasan Tua yang Andalkan Tradisi Musyawarah

Riau | Senin, 29 Juni 2026 | 22:47 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Masih Simpan Emas 1 Suku, Nilainya Kini Setara Motor Bekas, Kapan Waktu Terbaik Menjualnya?

Masih Simpan Emas 1 Suku, Nilainya Kini Setara Motor Bekas, Kapan Waktu Terbaik Menjualnya?

Sumsel | Senin, 29 Juni 2026 | 22:21 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×