Setelah ditelusuri lebih dalam, diketahuo bahwa video unjuk rasa HMI itu merupakan video lawas yang sudah tayang 3 tahun lalu, adapun reporter dalam video itu adalah jurnalis dari salah satu stasiun televisi.
Faktanya, video lawas demo mahasiswa HMI itu tidak ada kaitannya dengan pernyataan Megawati soal pengajian ibu-ibu yang baru-baru ini viral.
Tuntutan yang disampaikan mahasiswa HMI dalam video lawas 3 tahun itu adalah tuntutan tentang RUU KPK.
Adapun 2 mahasiswa yang meninggal adalah mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari 3 tahun lalu, dan bukan disebabkan oleh demo aksi bela islam sebagaimana diwartakan oleh sang YouTuber.
Demo itu sebenarnya adalah demo penolakan RUU KPK yang diselenggarakan mahasiswa 3 tahun lalu di gedung DPR RI.
Tim Suara Denpasar juga menelusuri akun Instagram HMI, yaitu @hmikaderumat, tidak sama sekali ditemukan informasi bahwa pihaknya melancarkan aksi bela islam terkait isu pernyataan pengajian ibu-ibu.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa berita tentang Megawati dan tewasnya dua mahasiswa HMI karena terlibat demo aksi bela islam adalah berita bohong alias hoax. (*/Ana AP)