Suara Denpasar – Tim asal Inggris, Tottenham Hotspur harus tersingkir dari fase knock out Liga Champions Musim 2022/2023.
Striker Tottenham, Richarlison kecewa dengan keputusan sang pelatih yang tidak memainkannya sejak menit awal pertandingan.
Richarlison yang dilaga Liga Inggris sebelumnya masuk starting lineup, namun di laga dini hari tadi ia hanya mengisi bangku cadangan di menit awal laga.
Tottenham Hotspur berhadapan dengan AC Milan dalam lanjutan Liga Champions Eropa musim 2022/2023 untuk memperebutkan tiket perempat final.
Tottenham yang berstatus tuan rumah, harus bisa bangkit defisit dua gol setelah takluk 1-0 di San Siro.
Namun setelah 90 menit berjalan, Tottenham Hotspur maupun AC Milan tak mampu mencetak gol.
Skor pun berakhir imbang 0-0 hingga akhir laga dan memastikan AC Milan lolos ke perempat final.
Hasil tersebut membuat para pemain Tottenham kecewa, tak terkecuali Richarlison.
Namun ia lebih kecewa terhadap sikap sang pelatih Antonio Conte yang tidak memasukkannya sejak menit awal.
Baca Juga: 4 Fakta Three Evil Islands, Film Horor Baru yang Dibintangi Jo Yoon Seo dan Kwak Si Yang
Conte memasang trio lini depan Kane-Kulusevski-Son. Richarlison baru masuk pertandingan di menit ke 70 menggantikan Romero.
Dikutip dari Twitter Fabrizio Romano, Richarlison mengkritik Conte melalui media terkait keputusan sang pelatih asal Italia tersebut.
“Saya jujur, musim ini sangat buruk. Saya ingin bermain“, ungkap Richarlison dalam akun Twitter @FabrizioRomano.
Ia benar-benar kecewa karena hanya menjadi menghangat bangku cadangan.
"Saya tidak mengerti [pilihan Conte]. Saya sedang berada dalam momen positif... dan Conte menempatkan saya di bangku cadangan lagi. Kemarin dia menguji saya di starting XI dan kemudian... bangku cadangan, lagi", lanjut Richarlison.
Tottenham kini harus puas tak bisa melanjutkan perjalanannya di kompetisi tertinggi benua biru itu. (*/Dinda)