Suara Denpasar – Nama Fuji dan El Rumi terus menjadi perbincangan hangat, pasca keduanya diisukan tengah menjalin kedekatan.
Baru-baru ini, beredar kembali kabar bahwa putra kedua dari Ahmad Dhani dan Maia Estianty itu, telah resmi menyatakan perasaannya kepada Fuji tepat pada hari ini, Kamis, (9 Maret 2023).
Tak hanya itu, disebutkan pula bahwa hubungan kedua pasangan itu pun telah mengantongi restu dari kakak kandung El Rumi, yakni Al-Ghazali.
Kabar tersebut diungkapkan melalui sebuah unggahan video berdurasi 4 menit 4 detik, yang telah diunggah di kanal YouTube Fenomena Selebritis, pada Kamis (9/3/2023).
“1 Indonesia Jadi Saksi – Tepat 9 Maret 2023 El-Rumi Nyatakan Cintanya Pada Fuji, Al Merestuinya,” demikian narasi yang disajikan pada judul video.
Tak hanya narasi itu, video tersebut juga dilengkapi dengan thumbnail berupa potret Al Ghazali, El Rumi, serta Fuji yang tengah memegang satu bucket bunga mawar putih.
Video itu pun kini telah ditonton lebih dari 1,8 ribu kali, serta dipenuhi komentar berbagai reaksi warganet.
Tak sedikit dari mereka yang mengatakan bahwa keduanya terlihat serasi. Bahkan ada pula yang turut mendoakan dan mengharapkan hubungan Fuji dan El Rumi langgeng sampai ke pelaminan.
Namun, apakah benar jika El Rumi telah menyatakan cintanya kepada Fuji dan mendapat restu dari Al Ghazali?
Baca Juga: Dituding Beking Bandar Narkoba di Toraja Utara, Bripka G Belum Mengaku
CEK FAKTA:
Setelah menyaksikan videonya secara utuh, isi di dalamnya memang mengulas seputar perjalanan kisah cinta Fuji dan El Rumi.
Pada tayangan itu, narator menjelaskan dari mulai kedekatan keduanya yang berawal dari pembuatan konten YouTube di acara Media Place 2.0 Beach Game, kunjungan El ke rumah Fuji, hingga aksi menemani di lokasi syuting.
Narator juga mengatakan adanya sebutan ‘My Love’ yang disematkan Fuji untuk El Rumi. Bahkan disebutkan pula kalau momen mesra itu sering diunggah oleh Fuji lewat akun Instagram pribadi miliknya.
Meskipun pernyataan yang dibacakan narator terlihat meyakinkan, namun hal tersebut juga berbanding terbalik dengan visualisasi yang ditampilkan.
Alih-alih menyajikan momen-momen mesra yang disebutkan sesuai narasi, video tersebut justru hanya menayangkan cuplikan video Fuji dan El Rumi yang diambil dari berbagai konten terpisah keduanya.