Suara Denpasar – Nama AKP Septiawan Adi Prihartono tiba-tiba mencuat. Bukan karena menangkap penjahat, melainkan Kasatreskrim Polres Cianjur ini dikaitkan dengan tewasnya Selvi Amelia Nuraeni (19) mahasiswi Cianjur yang tewas tertabrak mobil pada 20 Januari 2023.
Nama AKP Septiawan disebut dalam hasil investigasi Narasi TV yang diunggah dalam sebuah video di Kanal Youtube Narasi Newsroom.
Bahkan, hasil investigasi membuyarkan hasil penyidikan Polres Cianjur yang menetapkan Sugeng Guruh Gautama Legiman, sopir mobil Audi A6 sebagai penabrak Selvi.
Dalam investigasi tersebut malah menyebut bahwa dugaannya, penabrak Selvi adalah mobil Mitsubishi Pajero Sport Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Septiawan Adi Prihartono.
Hal itu terungkap dari rentetan CCTV hingga keterangan saksi. Dalam rekaman CCTV, mobil bernopol VIII 15.33 itu bersama rombongan Polda Metro Jaya dan Polres Cianjur untuk mendatangi TKP terkait pembunuhan berantai yang didalangi Wowon Cs.
Dalam rekonstruksi, mobil Pajero Kasatreskrim Polres Cianjur tidak dihadirkan. Yang dihadirkan adalah Sugeng bersama mobil Audi A6 yang dituduh sebagai pelaku penabrakan.
Sejauh ini, Sugeng membantah tuduhan tersebut. Dia mengaku tidak pernah menabrak Selvi.
Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Septiawan Adi Prihartono saat dimintaii keterangan oleh tim investigasi tidak mau menjelaskan tentang Pajero yang diduga melindas Selvi. Dia menyuruh wartawan mengonformasi ke Unit Laka Satlantas Polres Cianjur.
Begitu juga Kapolres AKBP Doni Hermawan irit bicara. Dia mengatakan kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Kejari Cianjur. Dia meminta agar mengonfirmasi kejaksaan soal tindaklanjutnya. Sedangkan Terkait kepemilikan Pajero yang diduga penabrak Selvi, dia menyatakan semua rombongan yang ada di CCTV sudah dimintai keterangan sebagai saksi.
Baca Juga: Pengacara Sopir Audi Duga Ada Rekayasa Seperti Ferdy Sambo dalam Kasus Selvi Mahasiswi Cianjur
Lantas, siapa sosok AKP Septiawan Adi Prihartono? Dari penelusuran Suara Denpasar, Septiawan Adi Prihartono adalah pria kelahiran Surabaya. Usianya baru 32 tahun.
Dia adalah tamatan Akpol tahun 2012. Narasi TV menyebut, AKP Septiawan Adi adalah anak pensiunan jenderal. Yakni Irjen (Purn) Oerip Soebagyo dengan Dini Prihatini. Irjen Oerip adalah Akpol 1984, meski masuk AKABRI pada 1979.
Masih dari sumber yang sama, dia menantu dari Irjen Cecep Agus Supriyatna pejabat tinggi SSDM Mabes Polri. Dia menikahi anak Cecep, Tyas Sari Nurcahya S.Psi dan dikaruniai dua anak.
AKP Septiawan berkecimpung di reserse. Dari penelusuran lebih lanjut, dia pernah bertugas di Denpasar, Bali. Dia juga pernah menjadi Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, sebelum menjadi Kasatreskrim Polres Cianjur.
Saat menjadi Kasatreskrim Polres Cianjur sejak Oktober 2021, ada beberapa kasus menonjol yang pernah diungkap. Di antaranya mengungkap kasus pembunuhan WNA terhadap istri sirinya di Kp. Munjul Desa Sukamaju, Cianjur. Bahkan, atas prestasinya itu dia diganjar penghargaan dari Kapolres pada Desember 2021 lalu.
Dia juga menangkap lima tersangka kasus pengeroyokan berupa pembacokan terhadap siswa bernama M. Zikri Mulkitsani yang sempat viral di media sosial pada Juni 2022 lalu.