Suara Denpasar - Setelah Erick Thohir terpilih menjadi Ketua Umum PSSI yang baru, muncul beragam rumor bahwa dirinya akan mengganti pelatih Timnas Indonesia yang kini diduduki Shin Tae-yong.
Bukan tanpa alasan, Shin Tae-yong memang datang ke Indonesia di era kepeminpinan Mochamad Iriawan. Maka tentu bagaimana nasib Shin Tae-yong ke depannya menjadi pertanyaan pihak.
Terbaru, channel Youtube ONEWS merilis sebuah video berjudul 'KEPUTUSAN MENGEJUTKANERICK THOHIR SAH BAKAL GANTIKAN STY DENGAN PELATIH TOP DUNIA? TIMNAS GEGER'.
Video yang diunggah pada 28 Februari 2023 itu telah ditonton sebanyak 18.284 kali.
Tak hanya itu, pada thumbnail video tersebut juga menyematkan foto beberapa tokoh, dari Erick Thohir, Shin Tae yong, hingga Keisuke Honda, eks pelatih Timnas Vietnam.
Lantas benarkah kabar tersebut?
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran, video tersebut di awal memaparkan mengenai klaim dari media Vietnam yang menyebut bahwa Ketua PSSI Erick Thohir sudah menyiapkan calon pengganti untuk Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
"Ada dua alasan yang mendasari media Vietnam tersebut berspekulasi demikian. Pertama, sosok yang mendatangkan Shin Tae-yong yakni Mochamad Iriawan, telah pergi melepas jabatannya sebagai ketua PSSI," ungkap sang narator menyebutkan mengenai dasar dari rumor tersebut.
Baca Juga: 5 Fakta Sekte Sesat Korea Selatan 'A Holy Betrayal' yang Ditayangkan Netflix
Tak hanya itu sang narator juga menyebutkan kutipan dari media tersebut yang menuliskan bahwa Erick Thohir tak segan menggelontorkan berton-ton uang untuk mendatangkan pelatih yang lebih terkenal dari Shin Tae-yong.
Pembahasan narator masih sebatas rumor, hingga akhir video tiba-tiba pembahasan beralih ke lini depan Timnas Indonesia yang digadang-gadang membutuhkan sosok Delano Ladan, salah satu pemain keturunan Indonesia yang bermain di Liga Belanda.
Tak ada satu pun bagian yang menyebutkan Erick Thohir telah sah mengganti Shin Tae-yong dan bahkan tidak membahas mengenai sosok Keisuke Honda sebagaimana yang ditampilkan di thumbnail.
Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa video tersebut adalah konten hoax kategori false connection karena tidak ada hubungan antara isi dan judul. (*/Dinda)