Suara Denpasar – Lucky Hakim membocorkan jumlah nominal pendapatan per bulan yang diterima wakil bupati berdasarkan hasil pengalamannya.
Pengakuan dari pria yang baru-baru ini dikabarkan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu itu, dibeberkan saat dirinya menjadi bintang tamu di podcast Anang Hermansyah yang ditayangkan pada Kamis, 9 Maret 2023.
Di hadapan Anang, Lucky Hakim membeberkan segala fasilitas yang ia dapatkan selama jadi pemangku jabatan, mulai dari 3 mobil mewah, motor, hingga fasilitas berupa rumah.
“Saya ini dapet mobil mewah 3 biji, yang dipake dua. Dapet motor banyak, terus rumahnya gede dengan AC dan gratis semuanya,” tutur Lucky Hakim, dikutip dari kanal YouTube NGOBROL ASIX, Selasa (14/3/2023).
Tak segan, mantan suami Indadari itu juga membocorkan pendapatan yang ia terima setiap bulan. Bahkan, dana koordinasi yang baru masuk ke rekeningnya tak luput ia ceritakan.
“Tiap bulan saya dapet uang. Gaji kecil, cuma 5 juta, tapi take home pay-nya besar bisa ratus (juta), " katanya.
"Tadi malem aja, saya tiba-tiba dapat masuk uang ke rekening 40 juta untuk sesuatu kayak koordinasi. Koordinasi apa? Orang gue gak ngapa-ngapain,” pungkasnya melanjutkan.
Menurut pengakuan Lucky, pendapatan saat menjadi wakil bupati bisa menyentuh angka 150-200 juta, yang dibayar utuh tanpa potongan uang bensin, AC, maupun listrik. Bahkan biaya makan dan minum juga dianggarkan secara terpisah.
“Ya (pendapatan gaji) range 150 sampe 200 juta per bulan. Dan uang 150 juta itu utuh, karena uang bensin diganti, AC, listrik semua gak bayar. Bahkan ada anggaran makan dan minum,” bebernya.
Baca Juga: Alasan Laga FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Burundi Dilarang Digelar di GBK
Sebelum tahun baru, kata Lucky, ia sengaja mangkir dari tugasnya untuk melihat apakah hal tersebut akan berpengaruh pada pendapatan yang diterima. Namun, ternyata upaya bolos itu tidak berpengaruh sama sekali.
“Sebelum tahun baru, saya enggak datang ke Indramayu sebulan lempeng. Saya pengen lihat nih ‘gue enggak kerja total, gue pergi ke Jakarta’. Ya, enggak ada apa-apa, tetep uang ‘cengkring’ masuk, enak banget,” ujarnya.
Meski demikian, Lucky mengaku merasa tidak enak hati kepada masyarakat yang telah diberikan janji. Sementara para pemimpin yang tidak kerja pun, justru masih mendapat gaji.
Itulah yang menjadi alasan dirinya semakin mantap mundur sebagai Wakil Bupati Indramayu.
“Udah banyak janji sama masyarakat. Enggak kerja tapi dapet duit. Di situ saya mikir harus mundur karena udah gak bener,” pungkasnya. (*/Dinda)