Suara Denpasar – PSIS Semarang tak lagi mencicipi kemenangan di tujuh laga terakhir hingga membuat para mantan prihatin.
Termasuk mantan pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic dan para pemain seperti Bruno Silva dan lainnya
bersama Gilbert Agius, PSIS Semarang hanya mempersembahkan 1 poin dari debutnya kontra Persita Tangerang yang berakhir dengan imbang dengan skor 1-1.
Sisanya sempat laga terakhir, Agius tak mampu membawa timnya meraih poin alias selalu kalah.
Sementara dua laga setelah kemenangan Dewa United, saat diasuh penuh oleh M Ridwan di akhirnya dengan hasil imbang. Kontra persis Solo dan Persikabo.
Atas hasil minor yang ditorehkan klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu, Taisei Maruka dkk hanya mengantongi 35 poin, unggul 4 poin dari sana merah.
Di laga terakhir (16/3/2023), PSIS takluk atas Persija Jakarta yang kembali mendapat perhatian sang mantan, Dragan Djukanovic.
Dalam kolom komentar unggahan Instagram PSIS Semarang, Dragan menyebut mantan timnya itu masih beruntung karena Liga 1 tidak menerapkan degradasi.
“Beruntung karena tidak ada degradasi, tapi sedih melihat PSIS seperti ini!?,” kata @djukaivana03.
Atas komentar yang diberikan, netizen pun ramai-ramai memberikan balasan. mulai dari menyebut lebih percaya di zamannya hingga menyalahkan manajemen.
Pasalnya, pelatih datang dengan skuad laskar mahesa Jenar yang tidak berforma baik.
“@djukaivana03 percoyo mbahh anda profesor, seharusnya pelatih memilih pemain, tapi disini pelatih datang terakhir dengan skuad seadanya,” kata @arman. fmx (Rizal/*)