Suara Denpasar – Bagi pecinta kopi, mungkin berbuka sambil menyantap kopi dengan makanan kecil jadi keharusan. Meski begitu, kopi punya dampak buruk jika dikonsumsi saat buka puasa.
Kebiasaan minum kopi memang sulit untuk dihilangkan, apalagi jika sudah jadi kebiasaan. Meski begitu, ada beberapa dampak buruk yang terjadi saat berbuka dengan kopi.
Apa saja? Merangkum dari Halodoc, berikut dampak buruk kopi saat buka puasa dengan kopi.
1. Sistem pencernaan terganggu
Minum kopi saat berbuka puasa dapat memicu naiknya asam lambung. Jika dikonsumsi saat perut sedang kosong, kopi dapat menimbulkan sakit perut hingga gangguan usus, seperti sindrom iritasi usus besar.
Selain itu, mengkonsumsi kopi saat berbuka puasa dapat membuat perut terasa mulas, mual, maag kambuh, hingga gangguan pencernaan. Bahkan, hal ini dapat membuat zat asam dari kopi dapat merusak lapisan perut.
2. Sakit kepala
Kafein dalam kopi bisa membuat ketagihan dan jika berhenti tiba-tiba, akan timbul gejala seperti sakit kepala, kelelahan, mudah marah, dan masalah suasana hati. Untuk itu, kalian bisa mengkonsumsi kopi secara teratur di pagi hari saat sahur.
Hal ini dipercaya akan membantu dalam mengurangi sakit kepala saat berpuasa. Meskipun, kalian mungkin akan mengalami gangguan tidur setelah subuh.
3. Gula darah terganggu
Jika berbuka puasa dengan kopi saat perut kosong dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam mengontrol kadar gula darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit metabolik bisa terjadi, salah satunya adalah diabetes.
4. Dehidrasi
Kafein dalam kopi dapat merangsang tubuh untuk membuang cairan yang tertahan melalui buang air kecil. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi, apalagi jika orang tersebut kurang memperhatikan konsumsi air putih hariannya.
5. Gugup
Kafein lebih cepat terserap ketika dikonsumsi saat perut kosong atau saat berbuka puasa. Sehingga, hal ini dapat berpengaruh pada sistem saraf dan membuat perasaan stres dan cemas serta gugup.