PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

Bella

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. [Dok. Tim Media PDIP]
baca 10 detik
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan penentuan angka ideal ambang batas parlemen harus melalui dialog lintas partai secara komprehensif.
  • Kebijakan ambang batas berfungsi sebagai instrumen demokratis untuk menyeimbangkan keterbukaan politik dengan efektivitas jalannya sistem pemerintahan presidensial Indonesia.
  • PDIP memastikan angka final ambang batas akan diputuskan melalui pembahasan legislasi RUU Pemilu yang melibatkan seluruh partai politik.

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa penentuan angka ideal ambang batas parlemen (parliamentary threshold) tidak bisa dilakukan sepihak, melainkan harus melalui dialog lintas partai dan kajian mendalam.

“Berapa angka yang ideal, itu akan dibangun melalui proses politik dan kajian-kajian, mengingat era reformasi telah menghasilkan beberapa kali pemilu sehingga preferensi rakyat terhadap partai politik seharusnya semakin solid,” kata Hasto di Jakarta, Minggu.

Ia menilai pembahasan ambang batas parlemen saat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas demokrasi, terutama setelah Indonesia melewati berbagai tahapan pemilu sejak era reformasi.

Menurut Hasto, setiap partai politik memiliki kepentingan berbeda dalam menentukan besaran ambang batas tersebut. Karena itu, proses dialog dinilai penting agar keputusan yang diambil tidak merugikan eksistensi partai, termasuk yang berada di luar parlemen.

Dalam perspektif sejarah demokrasi Indonesia, Hasto mengingatkan bahwa pada awal reformasi, sistem politik memberikan ruang luas bagi partai untuk berkembang.

“Pada awal reformasi, partai politik diberikan ruang luas untuk berkembang, sehingga pemilu pertama diikuti oleh 48 partai politik,” ujarnya.

Namun, dalam perkembangan sistem presidensial, ia menilai diperlukan keseimbangan antara keterbukaan demokrasi dan efektivitas pemerintahan. Ambang batas parlemen, kata dia, menjadi salah satu instrumen untuk menjaga keseimbangan tersebut.

Ia menegaskan bahwa ambang batas bukan alat kekuasaan, melainkan mekanisme demokratis yang ditentukan oleh pilihan rakyat untuk menyaring partai politik yang berhak memiliki kursi di parlemen.

Seiring waktu, kebijakan ambang batas tersebut terus mengalami penyesuaian guna mendorong konsolidasi partai politik di DPR sekaligus meningkatkan efektivitas jalannya pemerintahan.

baca juga

Meski demikian, Hasto memastikan bahwa angka final ambang batas parlemen masih akan dibahas secara komprehensif dalam proses legislasi Rancangan Undang-Undang Pemilu.

“PDI Perjuangan berdialog dengan partai-partai lain, termasuk partai nonparlemen yang juga memiliki hak atas eksistensinya,” katanya.

Ia menambahkan, hasil dialog antarpartai tersebut diharapkan dapat menghasilkan titik temu bersama yang mencerminkan kepentingan demokrasi sekaligus kebutuhan sistem pemerintahan yang efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan

Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:15 WIB

Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan

Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:17 WIB

Revisi UU Pemilu Didorong Transparan dan Segera Dibahas, DPR Soroti Jangan Ada 'Ruang Gelap'

Revisi UU Pemilu Didorong Transparan dan Segera Dibahas, DPR Soroti Jangan Ada 'Ruang Gelap'

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:20 WIB

Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial

Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial

News | Senin, 27 April 2026 | 19:53 WIB

Sahroni Dukung Usul KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu: Asal Koridor Jelas dan Tidak Tebang Pilih

Sahroni Dukung Usul KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu: Asal Koridor Jelas dan Tidak Tebang Pilih

News | Senin, 27 April 2026 | 15:05 WIB

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:44 WIB

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

News | Senin, 27 April 2026 | 11:43 WIB

Terkini

DPR Setujui 4 RUU Jadi Usul Inisiatif, dari Reforma Agraria hingga Penyiaran Digital

DPR Setujui 4 RUU Jadi Usul Inisiatif, dari Reforma Agraria hingga Penyiaran Digital

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:55 WIB

Motor Hantam Pohon di Demangan Madiun, Dua Pria Meninggal Dunia

Motor Hantam Pohon di Demangan Madiun, Dua Pria Meninggal Dunia

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 13:54 WIB

Saksi Bongkar Skandal Kuota Haji: Anggota DPR, BIN, Hingga NU Disebut Dapat Jatah Khusus

Saksi Bongkar Skandal Kuota Haji: Anggota DPR, BIN, Hingga NU Disebut Dapat Jatah Khusus

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:54 WIB

AHY Beri Sinyal Pilpres 2029, Gerindra: Fokus Tunaikan Janji Prabowo, Pemilu Masih Jauh

AHY Beri Sinyal Pilpres 2029, Gerindra: Fokus Tunaikan Janji Prabowo, Pemilu Masih Jauh

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:54 WIB

Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla

Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla

Batam | Selasa, 08 September 2026 | 13:52 WIB

Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:52 WIB

Jangan Dulu Panggil Tukang Servis! Lakukan 3 Cara Ini untuk Memperbaiki Kulkas Penuh Bunga Es

Jangan Dulu Panggil Tukang Servis! Lakukan 3 Cara Ini untuk Memperbaiki Kulkas Penuh Bunga Es

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 13:51 WIB

Mulai dari Rp1 Jutaan! 5 HP Murah yang Cocok Dipakai Jangka Panjang

Mulai dari Rp1 Jutaan! 5 HP Murah yang Cocok Dipakai Jangka Panjang

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 13:50 WIB

Paduan Suara Pelajar Indonesia Menggema di Panggung Internasional, Ada Perjuangan di Baliknya

Paduan Suara Pelajar Indonesia Menggema di Panggung Internasional, Ada Perjuangan di Baliknya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 13:47 WIB

Bandara Radin Inten II Lampung Beroperasi Lagi Usai Kepungan Abu Krakatau

Bandara Radin Inten II Lampung Beroperasi Lagi Usai Kepungan Abu Krakatau

Lampung | Selasa, 08 September 2026 | 13:44 WIB

×