Suara Denpasar - Pembatalan Drawing Piala Dunia U-20 yang sedianya digelar di Bali pada 31 Maret mendatang tengah ramai menjadi perbincangan.
Banyak penggemar sepakbola maupun masyarakat yang kecewa dengan keputusan tersebut. Adapun pengumuman terkait pembatalan itu disampaikan sebelumnya oleh anggota komite eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga.
Tentu saja, ini menjadi masalah yang serius bagi Indonesia karena bisa mengancam masa depan sepakbola Tanah Air.
PSSI saat ini tengah mengalkulasi dampak buruk dari pembatalan tersebut dan mencari solusi yang terbaik bagi sepak bola Indonesia.
Meski PSSI belum secara resmi mendapatkan informasi dari FIFA terkait alasan pembatalan tersebut, namun pembatalan ini terjadi setelah Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan penolakannya terhadap Timnas Israel yang akan berlaga di ajang bergengsi tersebut.
Alasannya, karena Israel melakukan penjajahan terhadap Palestina. Tak pelak, pembatalan itu banyak disayangkan oleh para pecinta sepak bola.
Tak lama setelah berita ini mencuat, akun Instagram resmi PSSI pun ramai dibanjiri komentar warganet yang kecewa dengan berita itu.
Banyak yang menyayangkan bahwa seharusnya masalah politik tak dibawa-bawa sampai ke ranah olahraga.
"WKWKWKWK dubes palestine di indonesia aja mempersilahkan israel datang," kata akun @tedyy174.
Baca Juga: PSSI: Kalau Israel Tak Ditolak Gubernur Koster dan Ganjar, Drawing Piala Dunia U-20 Tetap di Bali
"Gini jadinya event olah raga kalau dilaksanakan di negara yg suka mencampuri urusan politik," sahut akun @riyantodwisyah_putra.
"Siap2 sepakbola indonesia di-blacklist di saat timnas lagi bagus2 nya," kata @akmalramli04 mengingatkan.
"Palestina aja gak mempermasalahin. Ini malah politikus Indonesia caper/nyari suara," tulis akun @febypratamaard.
"Kalo kayak gini lebih baik tidak usah mengajukan menjadi tuan rumah," tambah @kaka.adhyaksa. (*/Ana AP)