"Di sana berkumpul 60 orang kiyai besar-besar, didatangi oleh Amien Rais, dan dia meminta kepada para ulama itu melalui kata-kata kepada kyai Abdullah Abbas," ujarnya melanjutkan.
"Pengasuh pondok pesantren tersebut, 'kyai kira-kira loh ya, mbok Gus Dur itu disuruh jadi Calon Presiden'," ujar Gus Dur mencontohkan pesan Amien Rais pada Kyai tersebut.
"Kyainya menjawab: 'Nanti dalam dua bulan sampean lengserkan', lalu dia (Amien Rais) katakan: 'oh tidak, tidak mungkin itu terjadi'," ujarnya melanjutkan.
Gus Dur melanjutkan bahwa dirinya memang tidak dilengserkan dalam waktu dua bulan, akan tetapi dalam waktu 20 bulan dirinya dilengserkan.
Itulah yang menjadi alasan mengapa Gus Dur berani menyebut Amien Rais penipu, bahkan ia mengaku sudah 52 kali menyampaikan pernyataan itu.
"Ya memang gak dua bulan, 20 bulan kemudian (dilengserkan). Artinya apa? Dia melanggar sumpahnya sendiri!," ujarnya menegaskan. (Rizal/*)