Suara Denpasar - Pengobatan tradisional Ibu Ida Dayak belakangan viral di tengah masyarakat. Sebab selain gratis, dia juga diklaim dapat menyembuhkan berbagai penyakit dalam waktu singkat.
Isu ini pun menjadi sorotan banyak pihak, salah satunya dr. Felix Giovanni Hartono yang kerap membuat konten medis edukatif di media sosial.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, dr. Felix awalnya menjawab pertanyaan tentang "Kenapa sih pengobatan dokter nggak bisa gratis kayak pengobatan Ibu Ida?"
"Tenaga kesehatan adalah pekerjaan profesional Kita punya kode etik, landasan hukum, kurikulum pendidikan dan tanggung jawab atas keselamatan pasien," ujar dr. Felix seperti dikutip dari akun @felixgiovahart, Jumat (7/4/2023).
Dokter Felix bahkan menyindir metode "abstrak" yang digunakan Ibu Ida Dayak dalam mengobati pasien.
Dia menuturkan, "Beda ceritanya kalau tenaga kesehatan modalnya cuma bisa joget, pakai baju adat sama ngolesin minyak. Nah itu nggak papa gratis."
Dokter Felix bahkan menyebut jika sistem pembelian minyak yang dijual Ibu Ida Dayak sama saja dengan menarik biaya pengobatan.
Dia menjelaskan, "Pengobatan alternatif yang kalian maksud ini, itu emang gratis sih. Tapi minyaknya bayar Rp50 ribu. Sama aja kayak pembelian dalam aplikasi. Mirip lah sama Spotify yang tiap beberapa lagu muncul roti dan selai, bunga dan bambang."
Jika ingin mencari pengobatan gratis, dr. Felix menyarankan agar masyarakat menggunakan fasilitas BPJS dari pemerintah.
Baca Juga: Cek Fakta: Begini Reaksi Ibu Ida Dayak saat Raja Arab Siap Bangunkan Rumah Sakit sebagai Hadiah
"Justru PBI BPJS dari pemerintah itu gratis berobat ke dokter," paprnya.
Lebih lanjut, dr. Felix mengklaim bahwa pasien Ibu Ida Dayak yang berhasil sembuh tak jelas identitas dan keberadaannya. Selain itu, tidak ada jaminan bahwa sakit pasien yang diobatinya tidak bertambah parah.
Dia berbagi, "Di videonya yang viral sih kayak sembuh. Tapi siapa yang jamin di rumah kagak tambah parah? Videonya cuman beberapa menit, pasiennya juga nggak jelas identitasnya."
"Bahkan sempat saya cari tuh di internet testimoni pasien pengobatan alternatif tersebut. Hasilnya sama kayak pacar saya, 'NGGAK ADA'. Jadi itu nggak tahu pasiennya benar-benar sembuh atau cuman sembunyi dari masa lalu," sambungnya.
Karena itu, dr. Felix meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam mencari pengobatan. Dia juga memberi tanggapan "sadis" untuk orang-orang yang menyebut dokter takut kehilangan pasien.
"Kita tenaga kesehatan bukan takut untuk kehilangan pasien. Toh misalkan kalian tidak sembuh dari pengobatan alternatif tersebut, larinya ke kita juga," tandasnya.(*)