Nosstress Bali Apresiasi Lagu Tabir Kelam Ciptaan Made Mawut

Suara Denpasar | Suara.com

Sabtu, 08 April 2023 | 08:13 WIB
Nosstress Bali Apresiasi Lagu Tabir Kelam Ciptaan Made Mawut
Nosstress Bali Apresiasi Lagu Tabir Kelam Ciptaan Made Mawut (Kolase Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Nosstress, group musik asal Bali yang terkenal dengan lagu-lagu bergenre indie, akustik, folk, blues, dan pop itu mengapresiasi lagu Tabir Kelam.

Lagu Tabir Kelam sendiri merupakan lagu ciptaan solois delta blues bernama Made Mawut.

Lewat lirik lagunya itu, Made Mawut ingin masyarakat mengetahui kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh rezim Soeharto pada tahun 1965.

Yang mana pada tahun itu hampir setengah juta orang dibantai dengan tuduhan sebagai komunis di Indonesia. Orang-orang tak bersalah itu dibantai setelah kegagalan kudeta G30S PKI tahun 1965.

Tentang orang-orang tak bersalah yang dibantai itulah Made Mawut membuat lagu Tabir Kelam.

Sebab setelah kekejian itu, masyarakat dipaksa melupakan peristiwa kelam tersebut dengan tebaran ancaman oleh penguasa.

Masyarakat dilarang bertutur jujur dengan apa yang terjadi sebenarnya. Peristiwa itu lebih besar dari murka alam sampai-sampai orang-orang yang dibantai itu hilang tanpa jejak. Keluargapun tidak mengetahui di mana jazad mereka dikebumikan.

Dalam lagu itu, Made Mawut berkolaborasi dengan Nosstress sehingga membuat lagu itu semakin hidup dan bisa dinikmati dengan sederhana.

Man Angga, salah satu personil band Nosstress mengatakan lagu Tabir Kelam ciptaan Made Mawut itu adalah upaya melawan lupa atas genosida yang terjadi di tahun 1965.

Sehingga dia mengucapkan apresiasi sekaligus berterima kasih karena sudah diikutsertakan dalam melawan lupa genosida 65 melalui lagu Tabir Kelam.

"Saya atas nama pribadi (Man Angga) dan Guna Warma, Nosstress berterima kasih banyak sudah turut disertakan dalam karya-karya Made, dalam upaya mengungkapkan kebenaran sejarah," ujar Man Angga dalam acara tayang perdana dan bedah video musik Tabir Kelam, di Taman Baca Kesiman, Denpasar, Bali, Jum'at (7/4/2023) malam.

Man Angga menambahkan, bahwa lagu Tabir Kelam adalah sebagai salah satu media untuk mengetahui sejarah kekejaman rezim Soeharto sekaligus melawan ketakutan dari sejarah genosida 1965 itu.

Sebab bagi dia, ketidaktahuan akan sebuah sejarah kelam hanya akan mengulang sejarah itu sendiri.

Maka pengetahuan terhadap sejarah tersebut menjadi jalan untuk menghindari sejarah itu terulang kembali.

"Ketika ketakutan ini lestari, saya pikir sudah berhasil rezim itu menanamkan dengan baik karena yang berusaha dihapuskan dari kita para anak muda ini adalah keberanian, kemudian yang ingin mereka wariskan adalah ketidaktahuan, kebutaan akan sejarah. Jika kita menyerah sama ketakutan kita, niscaya kita akan sah mewarisi ketidaktahuan akan sejarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengingat Sejarah Lewat Lantunan Musik Tabir Kelam Made Mawut 'Tabir Kelam'

Mengingat Sejarah Lewat Lantunan Musik Tabir Kelam Made Mawut 'Tabir Kelam'

| Kamis, 06 April 2023 | 15:21 WIB

Profil Lengkap Sipon, Istri Wiji Thukul yang Telah Meninggal Dunia

Profil Lengkap Sipon, Istri Wiji Thukul yang Telah Meninggal Dunia

| Sabtu, 18 Maret 2023 | 14:45 WIB

Asiknya "Arak Steady Blues", Kolab Made Mawut dan Kaka Slank

Asiknya "Arak Steady Blues", Kolab Made Mawut dan Kaka Slank

| Sabtu, 01 Oktober 2022 | 10:03 WIB

Terkini

Tragedi Petasan di Semarang: Penjual Bahan Peledak Online Ditetapkan Jadi Tersangka

Tragedi Petasan di Semarang: Penjual Bahan Peledak Online Ditetapkan Jadi Tersangka

Jawa Tengah | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:58 WIB

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Produksi Serial Tomb Raider Dihentikan Sementara, Sophie Turner Cedera Saat Syuting

Produksi Serial Tomb Raider Dihentikan Sementara, Sophie Turner Cedera Saat Syuting

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:49 WIB

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:45 WIB

Perdagangan Daging Anjing di Jateng: Bisnis Gelap yang Sulit Diberantas, Solo Raya Jadi Episentrum!

Perdagangan Daging Anjing di Jateng: Bisnis Gelap yang Sulit Diberantas, Solo Raya Jadi Episentrum!

Surakarta | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:44 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:38 WIB

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:34 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB