Mengingat Sejarah Lewat Lantunan Musik Tabir Kelam Made Mawut 'Tabir Kelam'

Suara Denpasar

Kamis, 06 April 2023 | 15:21 WIB
Mengingat Sejarah Lewat Lantunan Musik Tabir Kelam Made Mawut 'Tabir Kelam'
Mengingat Sejarah Lewat Lantunan Musik Tabir Kelam Made Mawut ((Kolase Suara Denpasar))

Suara Denpasar - Seperti kata Soekarno "Jangan Sekali-kali Meningglakan Sejarah (Jasmerah) yang terjadi di masa lalu. 

Pedoman itu yang dipakai Made Mawut dalam merilis singel terbarunya yang berjudul "Tabir Kelam."

Solois delta blues Made Mawut melalui single "Tabir Kelam" itu mau mengingatkan masyarakat pada peristiwa kelam 65 di Indonesia yang masih menyisakan banyak misteri. Kala itu ratusan ribu, mungkin jutaan nyawa tak bersalah melayang tanpa proses pengadilan. 

Masyarakat dipaksa melupakan peristiwa kelam itu dengan tebaran ancaman oleh penguasa, dan dilarang bertutur jujur dengan apa yang terjadi sebenarnya. Sanak keluarga kehilangan jejak tanpa kabar, mempertanyakan dimana jasad mereka dikebumikan. 

Tabir Kelam telah dirilis di kanal musik digital pada 31 Maret 2023 lalu, menggandeng sahabat dekat Made Mawut yaitu dua folk Nosstress.

Sementara untuk tayangkan perdana video musik Tabir Kelam akan dirilis secara offline di Taman Baca Kesiman, Denpasar, dan online di kanal Youtube Made Mawut pukul 19.30 WITA, pada Jum'at (7/4/2023) esok.

"Peristiwa itu tidak diungkap hingga kini sehingga ada sesuatu yang penting hilang dalam catatan sejarah bangsa ini. Namun seiring berjalannya waktu alam akhirnya menguak kisah itu, dan salah satunya di Pantai Cucukan, Gianyar," tutur Made Mawut. 

Dari lagu juga video musik "Tabir Kelam" ini, Made Mawut ingin mengajak masyarakat menolak lupa dengan apa yang terjadi pada peristiwa kelam 65. 

"Apapun yang terjadi di masa lalu ini terlepas dari siapa yang benar atau salah, bagi saya peristiwa itu patut diketahui kebenarannya oleh tiap generasi. Sehingga kita sama-sama bisa belajar dari peristiwa itu dan tak mengulangi lagi," ujar Made Mawut. 

baca juga

Dadang Pranoto sebagai produser menilai "Tabir Kelam" adalah upaya Made Mawut menyuarakan suara-suara bawah tanah. Pesan yang terkandung dalam lirik tanpa basa-basi. 

Ini menjadi penting, kata Dadang Pranoto karena di lagu baru yang berjudul "Tabir Kelam" itu, dia (Made Mawut) merubah suatu cerita yang puluhan tahun senyap kembali dia gaungkan hanya dalam durasi lagu 4.16. Sehingga Dadang Pranoto mengatakan Itu luar biasa.

"Saya sebagai produser album Made Mawut tentu tidak berpikir panjang untuk memutuskan apa yang harus kami lakukan dengan karya ini. Karena bagi saya musik atau karya seni tetap harus punya guna, dan lagu ini akan sangat bermanfaat dan menjadi literasi pengetahuan sejarah bangsa ini melalui musik. 

Hari ini Made Mawut kembali hadir dengan tingkat kematangan musikal sebagai penulis lagu yang sungguh penting buat industri musik di Bali," ujar Dadang Pranoto. 

Sementara, dari sisi visual dieksekusi dengan apik oleh Hadhi Kusuma yang didapuk sebagai sutradara, dibantu Baskara Putra menata gambar.  

"Ketika Made menceritakan konsep video lagu "Tabir Kelam", saya bersemangat ingin segera menggarap. Kami mendaulat Baskara Putra, seorang fotografer untuk kolaborasi sebagai penata gambar di video musik ini, karena ia memiliki nuansa gambar yang cocok disandingkan dengan lagu ini," sambung Hadhi Kusuma. 

Meski kisah pilu 1965 identik dengan cerita kekerasan dan berdarah-darah, Hadhi Kusuma dan Dewa Baskara berupaya menampilkan sisi yang lebih optimistis.

"Di video musik "Tabir Kelam", sepatu adalah pengantar kisah peristiwa itu untuk generasi mendatang, sehingga kita bisa mengetahui sejarah yang terjadi. Terungkap apa adanya agar kelak itu menjadi satu pembelajaran bagi kita semua," tutup Hadhi Kusuma. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Humas Polda Bali Tanggapi Aksi Demo AMP dan PGN di Denpasar

Humas Polda Bali Tanggapi Aksi Demo AMP dan PGN di Denpasar

Denpasar | Selasa, 04 April 2023 | 21:02 WIB

Praperadilan Pengusaha Malaysia dan Founding Father Ri-Yaz Group Ditolak Hakim PN Denpasar

Praperadilan Pengusaha Malaysia dan Founding Father Ri-Yaz Group Ditolak Hakim PN Denpasar

Denpasar | Selasa, 04 April 2023 | 15:42 WIB

Asiknya "Arak Steady Blues", Kolab Made Mawut dan Kaka Slank

Asiknya "Arak Steady Blues", Kolab Made Mawut dan Kaka Slank

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 10:03 WIB

Terkini

Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan

Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan

Sumut | Kamis, 25 Juni 2026 | 00:52 WIB

Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?

Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:28 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu

Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap

Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:04 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:23 WIB

Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh

Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:10 WIB