Suara Denpasar – Buya Hamka merupakan orang yang senang membaca buku. Dengan berbagai genre dan judul.
Hingga akhir hayatnya, Buya Hamka masih dekat dengan buku, bahkan menghasilkan karya-karya tulis yang terkenal.
Menurut kesaksian salah seorang putranya, Buya Irfam Hamka, “Dalam pandangan saya, sampai beliau wafat tidak pernah meninggalkan buku. Buya Hamka itu pembaca buku segalanya. Buku cerita silat seperti buku Wiro Sableng,” tulisnya dilansir dari laman instagram Vino G Bastian (26/03/2023).
Ketika menerima tawaran film Buya Hamka, Vino G Bastian pergi menemui Fajar Bustomi selaku sutradara dari film Buya Hamka dan berkata, “ini script yang luar biasa sekali.”
Vino G Bastian atau akrab di sapa Vino ini mengakui bahwa memerankan seorang tokoh legenda ulama sekelas Buya Hamka memiliki rasa takut, meskipun pernah juga memerankan tokoh legenda seperti Chrisye dan Kasino (Warkop DKI).
Kata Vino, “saya takut salah karena ilmu agama saya masih dangkal dan sebagainya, apa yang pertama kali harus saya lakukan?”
Vino pun menjelaskan kalau dia diberikan buku tentang Akhlaqul Karimah karya Buya Hamka dari Fajar Bustomi. Dari buku ini, Vino mendapatkan wawasan yang baru tentang tujuan hidup manusia.
Di dalam buku tersebut, Vino mengatakan, “manusia itu diciptakan oleh Allah subhana wa ta’ala di dunia ini untuk mengagungkan keesaan Allah.”
Dari hasil membaca buku inilah kemudian Vino berpikir untuk menerima tawaran film Buya Hamka sebagai pemeran utamanya.
Baca Juga: Tak Lagi Perankan Dilan, Ternyata Ini Alasan Iqbaal Ramadhan Menolak Berperan di Film Ancika
“Alhamdulillah keluarga dari Almarhum Buya Hamka, pihak Star Vision, pihak Falcon Pictures dan Fajar Bustomi mempercayakan dan mengizikan saya menerima peran ini.” Jelas Vino.
Lebih lanjut kata Vino, “Saya mulai berpikir ini merupakan kesempatan saya untuk berbuat sesuatu yang lebih buat agama saya.” (*/Ana AP)