Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

SKF Musnahkan 13,3 Ton Bearing Tiruan Senilai Rp9,5 Miliar

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:51 WIB
SKF Musnahkan 13,3 Ton Bearing Tiruan Senilai Rp9,5 Miliar
Director Group Brand Protection, SKF Group Saim Manto pada Kamis (5/5/2026) di Jakarta, mengatakan pihaknya memusnahkan lebih dari 34.000 bearing tiruan, dengan bobot mencapai 13,3 metrik ton dan nilai Rp 9,5 miliar, yang disita dari wilayah Jabodetabek. [Dok SKF]
  • SKF memusnahkan 34.000 bearing palsu seberat 13,3 ton senilai Rp 9,5 miliar yang disita di Jabodetabek.
  • Produsen bearing tiruan semakin terorganisir dengan memanfaatkan marketplace online, dengan lokasi penyimpanan tersembunyi dan metode distribusi dari berbagai saluran untuk masuk ke rantai pasok industri.
  • Barang palsu berisiko merusak mesin dan mengancam keselamatan karena tidak memenuhi standar kualitas.

Suara.com - SKF Group Brand Protection dan SKF Indonesia pada Kamis (5/2/2026) memusnahkan lebih dari 34.000 bearing tiruan, dengan bobot mencapai 13,3 metrik ton dan nilai mencapai Rp 9,5 miliar, yang disita dari wilayah Jabodetabek.

Bearing tiruan ini disita dari berbagai operasi penggeledahan terkoordinasi di wilayah Jabodetabek sepanjang tahun 2025. Berdasarkan informasi terverifikasi dari SKF, polisi melakukan operasi terarah di gudang, rumah tinggal, serta lokasi bergaya toko. Seluruh barang tiruan segera diamankan untuk mencegah peredarannya di pasar.

"Hasil dari rangkaian kegiatan ini menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, para pembuat bearing tiruan ini semakin terorganisir dengan memanfaatkan marketplace online dengan lokasi penyimpanan tersembunyi, dan metode distribusi dari berbagai saluran untuk masuk secara tersembunyi ke rantai pasok industri," terang Director Group Brand Protection, SKF Group Saim Manto di Jakarta.

Kegiatan pemusnahan ini juga menegaskan komitmen SKF dalam melindungi pelanggan dan menjaga integritas rantai pasokan. Dengan menghilangkan produk tiruan yang tidak aman serta menegakkan akuntabilitas, SKF dan pihak berwenang menegaskan kembali dedikasi bersama untuk memastikan bahwa hanya komponen SKF yang asli, berkualitas tinggi dan andal yang sampai ke konsumen.

SKF Group Brand Protection dan SKF Indonesia pada Kamis (5/2/2026) memusnahkan lebih dari 34.000 bearing tiruan, dengan bobot mencapai 13,3 metrik ton dan nilai mencapai Rp 9,5 miliar, yang disita dari wilayah Jabodetabek. [Dok SKF]
SKF Group Brand Protection dan SKF Indonesia pada Kamis (5/2/2026) memusnahkan lebih dari 34.000 bearing tiruan, dengan bobot mencapai 13,3 metrik ton dan nilai mencapai Rp 9,5 miliar, yang disita dari wilayah Jabodetabek. [Dok SKF]

Bearing tiruan dapat menimbulkan risiko dalam bekerjanya mesin dan keselamatan mesin yang serius. Tidak seperti komponen SKF asli yang dirancang dan diuji sesuai standar kualitas yang ketat, produk tiruan dibuat tanpa quality-control dari sisi material, presisi, atau inspeksi yang memadai.

Kinerja produk tiruan ini sangat tidak dapat diandalkan, mengancam keselamatan pekerja, menghentikan lini produksi, serta merusak infrastruktur kritikal di sektor seperti manufaktur, energi, transportasi, dan konstruksi.

SKF menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap produk tiruan dan terus mendukung aparat penegak hukum dalam memberantas perdagangan ilegal ini. Pemalsuan adalah masalah lintas industri yang memengaruhi semua merek bearing besar.

Bearing adalah komponen mekanisme dari sebuah mesin yang terdapat pada seluruh peralatan berputar, seperti mobil, kereta api, komputer, lift, dan mesin cuci. SKF menawarkan lebih dari 300.000 jenis Bearing. Kualitas dan performanya sangat memengaruhi operasi peralatan secara aman.

Bearing dirancang untuk menangani beban dan kecepatan tertentu dan spesifikasinya tercantum dalam katalog merek dan produsen. Jika bearing tiruan tidak memenuhi quality-control yang sesuai standar dan apabila bearing tiruan dipasang, maka keandalan mesin akan terganggu.

Bearing tiruan biasanya tidak mampu menahan kapasitas beban seperti bearing asli. Produk tiruan umumnya ditemukan di marketplace, tempat pengguna membeli suku cadang pengganti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia

Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:47 WIB

SKF Indonesia Tawarkan Pilihan Bearing dan CVT Belt untuk Motor Harian di IMOS 2025

SKF Indonesia Tawarkan Pilihan Bearing dan CVT Belt untuk Motor Harian di IMOS 2025

Otomotif | Jum'at, 26 September 2025 | 13:45 WIB

Bukan Kaleng-Kaleng! SKF Indonesia Kirim Tim Impian ke Gothia Cup 2025

Bukan Kaleng-Kaleng! SKF Indonesia Kirim Tim Impian ke Gothia Cup 2025

Bola | Jum'at, 11 Juli 2025 | 17:56 WIB

Ini Ciri Bearing Roda Mobil Aus, Waspadalah!

Ini Ciri Bearing Roda Mobil Aus, Waspadalah!

Otomotif | Minggu, 28 April 2024 | 11:17 WIB

Curiga Bearing Roda Mobil Anda Rusak? Ini Tanda-tandanya!

Curiga Bearing Roda Mobil Anda Rusak? Ini Tanda-tandanya!

Otomotif | Jum'at, 01 Maret 2024 | 17:24 WIB

Terkini

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB