Lalu, kemudian kepala dari Indra Kenz itu diedit dengan menggunakan foto Rafael Alun.
Kesimpulan:
Berdasarkan penelusuran di atas, maka dapat dipastikan berita tersebut merupakan bohong alias hoaks.
Tayangan tersebut terindikasi sebagai manipulated content, lantaran konten dimanipulasi demi mengecoh publik. (Rizal/*)