Terbongkar! Jusuf Kalla Beberkan Alasan di Balik Mundurnya SBY dari Kabinet Megawati

Suara Denpasar

Rabu, 19 April 2023 | 14:33 WIB
Terbongkar! Jusuf Kalla Beberkan Alasan di Balik Mundurnya SBY dari Kabinet Megawati
Jusuf Hamka saat memberikan himbauan terkait Covid-19 di Kantor Pusat DMi, Jl. Jenggala,Jakarta Selatan pada Minggu (10/5/2020). (Instagram @jusufkalla)

Suara Denpasar – Jusuf Kalla membeberkan alasan di balik kemunduran Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjadi anggota kabinet Gotong Royong. Pengakuan ini diungkap secara eksklusif oleh mantan Wakil Presiden Indonesia itu saat menjadi bintang tamu di sebuah stasiun televisi. 

Seperti diketahui, SBY dan Jusuf Kalla (JK) adalah pasangan presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2004-2009. 

Sebelum mengisi jabatan tinggi tersebut, keduanya pernah menjabat sebagai anggota kabinet Gotong Royong. Pada masa pemerintahan Megawati periode 2001-2005, SBY sempat mengisi jabatan sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Sedangkan JK berposisi sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra). 

Namun, keduanya tiba-tiba mundur dari jabatan tersebut. Saat itulah muncul spekulasi di masyarakat mengenai keluarnya mereka antara keluar atau dikeluarkan. Selama bertahun-tahun, isu ini masih merebak di masyarakat. 

Kini, Jusuf Kalla pun mulai memberikan terkait fakta di balik kemunduran itu dalam acara Q&A yang tayang di kanal YouTube Metro TV, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Rabu (19/4/2023). 

JK membantah bahwa SBY tidak dipecat atau dikeluarkan dari kabinet yang dipimpin Megawati, melainkan rekannya mengundur diri. 

“SBY itu tidak dipecat, dia mengumumkan dia mundur,” papar JK. 

Menurutnya, saat sidang kabinet pada waktu itu, SBY yang tidak hadir bukan karena dipecat, tetapi karena dia sedang membuat konferensi pers di luar yang menyatakan kemunduran dirinya. 

“Pada saat kita sidang kabinet, dia (SBY) tidak hadir, di luar dia bikin konferensi pers bahwa dia mundur,” terangnya. 

Bahkan, JK kala itu melihat Megawati menerima sebuah memo dari ajudannya bersamaan dengan dia yang menerima kabar kemunduran SBY dari seorang wartawan. 

“Saya lihat tiba-tiba Ibu Mega sedang dikasi memo oleh ajudannya, kemudian saya melihat di handphone saya, ada wartawan ‘pak, ini SBY mengumumkan mau keluar dari kabinet’,” kenang Jusuf Kalla. 

Mendapat kabar tersebut, sontak JK langsung bergegas ke kantor SBY demi memastikan berita tersebut sekaligus menanyakan alasannya keluar. 

Namun, saat itu SBY hanya menyampaikan bahwa meski dia telah keluar, tetapi setiap ada kesempatan dia akan sedia membantu. 

“Dia bilang ada kesempatan saya bantu, kalau dia (SBY) ada kesempatan tolong dibantu,” kata JK mengingat pesan yang disampaikan SBY kala itu. 

Berselang satu bulan, JK akhirnya juga mengikuti jejak SBY dengan mengajukan surat pengunduran diri kepada Megawati. 

Tercatat, SBY mundur dari kabinet pada 11 Maret 2004. Sedangkan JK resmi keluar pada 19 April 2004. 

Selepas kemunduran keduanya, SBY dan JK kemudian mencalonkan diri sebagai pasangan presiden dan wakil presiden.
 
Tak disangka, keduanya berhasil menyaingi Megawati yang berpasangan dengan Hasyim Muzadi. Alhasil SBY dan JK pun tercatat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada periode 2004-2009. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecewa Tak Jadi Menteri Era SBY, Begini Cara Mahfud MD Bisa Legowo

Kecewa Tak Jadi Menteri Era SBY, Begini Cara Mahfud MD Bisa Legowo

| Senin, 17 April 2023 | 14:56 WIB

Usai Didesak, Jusuf Kalla Akhirnya Bongkar Lebih Enak Zaman Jokowi atau SBY?

Usai Didesak, Jusuf Kalla Akhirnya Bongkar Lebih Enak Zaman Jokowi atau SBY?

| Senin, 17 April 2023 | 06:31 WIB

Cek Fakta: SBY Akhirnya Diamankan KPK, Keputusan Anas Gandeng Yusril Berbuah Manis, Benarkah?

Cek Fakta: SBY Akhirnya Diamankan KPK, Keputusan Anas Gandeng Yusril Berbuah Manis, Benarkah?

| Sabtu, 15 April 2023 | 18:46 WIB

CEK FAKTA: Anas Urbaningrum Temui Mahfud MD, Serahkan Bukti Kuat Kejahatan SBY?

CEK FAKTA: Anas Urbaningrum Temui Mahfud MD, Serahkan Bukti Kuat Kejahatan SBY?

| Jum'at, 14 April 2023 | 12:07 WIB

Terkini

Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi

Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi

Batam | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebelum Umumkan Menikah dan Hamil, Adhisty Zara Sempat Mundur dari Sinetron karena Alasan Kesehatan

Sebelum Umumkan Menikah dan Hamil, Adhisty Zara Sempat Mundur dari Sinetron karena Alasan Kesehatan

Entertainment | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:00 WIB

Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran

Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran

Sumsel | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:58 WIB

Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama

Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama

Sumsel | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:57 WIB

Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas

Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas

Sumbar | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:55 WIB

Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi

Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi

Batam | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:53 WIB

Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi

Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi

Jatim | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:53 WIB

Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha

Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:52 WIB

4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?

4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:50 WIB

Komitmen GCG dan Efisiensi BUMN Mendapat Dukungan dari Kalangan Pengamat

Komitmen GCG dan Efisiensi BUMN Mendapat Dukungan dari Kalangan Pengamat

Kaltim | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:49 WIB