Suara Denpasar - Drama korea The Glory sukses menyajikan kekejaman pembully di masa sekolah. Rupanya ini berasal dari kisah nyata.
Korbannya adalah Pyo Ye Rim. Dilansir dari Naver yang dikutip pada (22/4/2023), Pye Ye Rim adalah korban kekerasan sekolah selama 12 tahun.
Pada tanggal 13 April, kanal YouTube 'Alumni Pyo Ye Rim' mengunggah video yang menampilkan oknum pembully yang asli.
Judulnya Pengungkapan Pelaku Kekerasan Sekolah. Hingga berita ini dikutip, video itu telah ditonton lebih dari 2 juta.
Video itu menceritakan korban Pye Ye Rim yang terus menerus diintimidasi dari sekolah dasar hingga menengah atas oleh kelompok Iljin beranggotakan Choi, Nam, Lim dan Jam.
Pembully itu melakukan kekerasan seperti membenturkan bahu Ye Rim, membanting, memaki, menyerang karena bajunya bau, menjambak dan membenturkan kepala ke toilet.
Narator dalam video itu memaparkan nama asli dan foto kelulusan 4 orang oknum secara bergantian. Dia juga menambahkan situasi terkini dari mereka.
Nam kini berprofesi sebagai perwira militer, Jang sebagai penata rambut, dan Lim hidup bersama pacarnya. Sedangkan Choi kini telah mengubah namanya.
Update terkini, Jang yang bekerja di salon sebagai penata rambut telah dipecat setelah video itu viral. ***
Di sisi lain, Pyo Ye Rim membuat petisi agar undang-undang tentang kekerasan di sekolah dapat segera direvisi.
Agar semakin banyak anak sekolah tidak mengalami kekerasan seperti yang dia alami.