Suara Denpasar – Fans PSIS Semarang belum merasa puas setelah Yoyok Sukawi melepas 6 pemain Laskar Mahesa Jenar.
PSIS Semarang telah resmi melepas 6 pemain, terbaru adalah Kartika Vedhayanto. Ia dilepas Mahesa Jenar pada Senin (1/5/2023) karena terkena evaluasi tim pelatih.
Setelah Vedhayanto, fans PSIS menginginkan agar CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi melepas pemain yang dijuluki Lord.
Damas Damar Jati adalah pemain dengan sematan ‘Lord’ yang dimaksud.
“Reza, Veda, Taufik kena evaluasi kok seng jelas-jelas di mata suporter LORD Damas jek bertahan patut di pertanyakan siapa yang mengevaluasi,” kata fans PSIS, @kurniaprayoga dalam unggan perpisahan Vedhayanto.
Selain meminta Lord Damas out, dia juga menyebut jika pemain pengganti yang didatangkan masih bernilai jual rendah yang justru akan mengurangi minat penonton ke station.
“Gantinya kok ga sepadan musim depan daya jual psis rendah minat penonton makin sedikit nonton ke stadion,” ucapnya lagi.
Bahkan sebut dia, Persis Solo sebagai klub tetangga PSIS Semarang sudah ngegas dalam musim transfer mempersiapkan kompetisi Liga Indonesia.
“Ya semoga sesuai harapan suporter, PSIS bisa prestasi tahun depan,” harap @kurniaprayoga.
“damas kok suimen metune lo,” kata @raff.pashaa
Komentar yang menginginkan Damas out bukan satu atau dua netizen atau fans PSIS Semarang, namun jumlahnya seolah tak terhitung lagi.
“Dari sekian banyak komentar yg jadi tranding adalah sang damas ...ada apa dengan Damas,” ucap @yudhiari202 netizen lainnya.
Sementara itu, CEO PSI Semarang justri dituding pengalihan isu setelah ia memposting kenangan belasan tahun silam bersama.
Postingan tersebut adalah kuis tebak pencetak gol PSIS dalam laga yang diduga berlangsung pada 2013 silam.
“Pengalihan isu ! tetep kawal ridwan, damas, redondo out !,” tuding @1cupcuppp dalam kolom komentar unggahan instagram @yoyok_sukawi.