Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:54 WIB
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
Gempa Pacitan. [Akun Twitter @infoBMKG]
baca 10 detik
  • Gempa Pacitan bermagnitudo 6,2 terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, bersumber dari zona megathrust subduksi lempeng.
  • Mekanisme gempa berupa patahan naik-miring, berbeda dari gempa sesar aktif daratan seperti Sesar Opak di Yogyakarta.
  • Gempa susulan tercatat 19 kali di DIY, sementara kerusakan di Bantul meliputi 15 korban luka dan 13 titik bangunan rusak.

Suara.com - Gempa Pacitan dengan magnitudo 6,2 menggegerkan warga di beberapa wilayah termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Gempa bumi yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) itu disebut berasal dari zona megathrust.

Hal itu disampaikan oleh Direktur The Ekliptika Institute Marufin Sudibyo.

Ia memaparkan bahwa gempa Pacitan merupakan gempa subduksi yang terjadi di zona pergesekan antara lempeng Australia di bagian bawah dan mini lempeng Sunda bagian dari lempeng Eurasia di bagian atas.

"Gempa ini adalah gempa subduksi di zona megathrust," kata Marufin saat dikonfirmasi, Jumat siang.

Ia menuturkan bahwa mekanisme sumber gempa kali ini berupa patahan naik-miring. Pergerakan tersebut dapat dilihat sebagai ciri khas gempa megathrust.

Karakter gempa tektonik semacam itu berbeda dengan gempa yang bersumber dari sesar aktif di daratan. Termasuk pula dalam hal ini, Sesar Opak yang ada di wilayah DIY.

Melihat dari episenter gempa yang berada di laut dan sekitar 90 kilometer dari Kota Pacitan, Marufin bilang hal tersebut terlampau jauh dari sistem sesar aktif di daratan, termasuk Sesar Opak di DIY.

"Posisinya jauh dari sesar kerak dangkal seperti Sesar Opak. Sehingga sangat sulit untuk berdampak atau memicu aktivitas Sesar Opak," ucapnya.

Terkait laporan kerusakan yang beredar salah satunya kerusakan berat sebuah rumah di Pacitan, kata Marufin, tidak bisa semata-mata dilihat dari dampak gempa.

baca juga

Lebih jauh dia menduga ada andil dari kelemahan struktur bangunan yang menyebabkan sejumlah kerusakan tersebut. Namun ia memastikan gempa Pacitan tidak berkaitan dengan aktivitas di Sesar Opak dk wilayah Yogyakarta.

"Lalu yang di Yogyakarta dan sekitarnya, memahami bahwa gempa Pacitan merupakan fenomena tektonik laut dalam yang tidak berkaitan dengan aktivitas Sesar Opak di wilayah Yogyakarta," tandasnya.

Terpisah, Koordinator Tim Observasi Stasiun Geofisika BMKG DIY, Budiarta, memberikan menyebut ada 19 kali gempa susulan yang berhasil direkam oleh instrumen pemantau hingga pagi hari.

"Sampai jam 6.58 WIB tercatat 19 kali gempa susulan dengan range magnitude 1.9 sampai dengan 4," ujar Budiarta.

Sementara itu proses pendataan dampak gempa khususnya di DIY, masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Sejauh ini laporan BPBD Bantul ada 15 orang yang terluka akibat gempa dini hari tadi dan sebanyak 13 titik kerusakan bangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri

Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:34 WIB

Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:12 WIB

11 Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Sudah Punya?

11 Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Sudah Punya?

Lifestyle | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:48 WIB

Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara

Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara

Tekno | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:12 WIB

Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan

Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:58 WIB

Terkini

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

×