Suara Denpasar – Nyoman Satria adalah salah satu kader PDI Perjuangan yang mendapat suara terbanyak di Pileg 2019 lalu.
Kini Nyoman Satria kembali terdaftar sebagai caleg untuk duduk di kursi DPRD badung untuk kelima kalinya.
Jika pada pileg 2019 lalu, Nyoman Satria bisa memperoleh 21 ribu lebih suara, bagaimana dengan Pileg 2024 mendatang?
Satria yang ditemui di sela sela pendaftaran bakal Caleg PDI perjuang di KPU Badung, kamis 11 Mei 2023 mengaku tak lagi berambisi menjadi peraih suara terbanyak.
Ia mengaku ‘kapok’ menduduki suara terbanyak atau setara 3 kursi Anggota DPRD Badung hanya duduk sebagai anggota biasa, tanpa memimpin alat kelengkapan dewan.
Menjadi peraih suara terbanyak, banyak hal yang harus dipikirkan, termasuk urusan ongkos dan energi yang diperlukan.
“Berikan kesempatan yang muda-muda untuk mencari dukungan, siapapun berhak untuk mencari suara sebanyak-banyaknya,” kata Satria.
Untuk lolos menjadi anggota DPRD badung dapil mengwi, Satria hanya akan mengamankan jumlah minimal 7 ribu suara.
“Dulukan setara dengan 3 kursi, kalau kedepannya akan dilakukan merata,” kata Satria. (*)
Baca Juga: Putra Bupati Giri Prasta Jadi Caleg, Bimanata Ungkap Profesinya Sebelum Terjun Politik