Suara Denpasar – Calon Presiden Ganjar Pranowo yang juga sedang menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, dalam beberapa waktu terakhir tampak menyambangi ulama-ulama Indonesia diantaranya Gus Baha.
Kini dari laman twitternya, terlihat Ganjar Pranowo kembali sowan ke salah satu ulama Yogyakarta Gus Muwafiq, di dalam rangka silaturahmi dan sekaligus makan siang.
“Mampir ke Gus Muwafiq, selain untuk silaturahmi, alhamdulillah pengertian sekali kalau saya belum makan siang.” Tulis Ganjar Pranowo atau lebih akrab dikenal sebagai Ganjar yang dikutip Suara Denpasar, Kamis (11/5/2023).
Menurut Ganjar, dia menyengaja datang di waktu menjelang siang, karena setiap kali dia berkunjung ke kediaman Gus Muwafiq akan selalu disuguhi bebek klathak yang memiliki sensasi khas. Dengan rasanya yang membuat ketagihan, dagingnya juga sangat empuk.
Di sisi yang lain, Ganjar juga mengatakan kalau Gus Muwafiq selalu bisa memberi energi yang baik. Ketika memberikan petuah dengan guyonannya yang terselip pasti selalu menginspirasi.
Namun yang berbeda, pada lawatannya kali ini, Ganjar Pranowo kembali mendapatkan cuitan menohok dari netizen yang menganggap, sikap Ganjar yang proaktif di dalam kunjungannya kepada para ulama hanyalah bagian dari politik identitas semata.
“Politik identitas, belum masa kampanye tapi kayaknya udah semangat 45 untuk kampanye dengan mendekati habaib2, ust dan gus serta sowan ke pesantren.” Ujar akun @itismine02 pada kolom komentar twitter Ganjar Pranowo.
Selain hujatan di atas, Ganjar Pranowo justru mendapatkan support dari netizen berikut ini, bahwa aksi Ganjar Pranowo ini akan membuat Anies Baswedan semakin jauh tertinggal.
“Sebelom jadi capres pak ganjar dah dekat dengan ulama ..drun ...dan yg di dekati itu ulama yg adem adem ..bukan ulama golongan elu yg mulutnya kotor dan busuk.” Support dari @MrSimpl92795338.
Baca Juga: Jos! Dipuji Langsung Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi Kontrak Jangka Panjang Adi Satryo?
“Anies semakin terbelakang.” Kata @AbdulRo45872177.(Rizal/*)