Suara Denpasar – Kerusuhan yang dilakukan ofisial Thailand terhadap manajer Timnas Indonesia U-22 pada laga final SEA Games 2023, kini dikabarkan semakin berbuntut panjang.
Tak hanya harus menelan kekalahan dengan skor 2-5 dari Indonesia, para pemain Timnas Thailand juga disebut-sebut turut diusir dan mendapat banyak ancaman dari warganya.
Bahkan, saat para pemain dari negeri Gajah Putih itu tiba di Bandara, kabarnya mereka juga langsung dilempari batu oleh warganya sendiri.
Informasi ini diungkap oleh kanal YouTube LIGANYA DAGELAN melalui video teranyar yang diunggah pada Kamis (18/5/2023).
“TIBA DI BANDARA LANGSUNG DILEMPARI BATU!! Pemain Timnas Thailand Diusir Warga Thailand dan Diancam,” demikian narasi yang disertakan pada judul video.
Selain narasi tersebut, sang pengunggah juga menambahkan potret salah seorang pemain Timnas Thailand dan momen kerusuhan yang diduga dilakukan warganya.
Belum genap diunggah 24 jam, video berdurasi 2 menit 2 detik itu telah disaksikan lebih dari 16 ribu kali.
Tak hanya itu, video tersebut juga mendapatkan 140 komentar, yang kebanyakan berisikan permintaan agar FIFA memberikan sanksi sepadan bagi para perusuh di laga final SEA Games 2023 kemarin.
Lantas, benarkah para pemain Thailand diancam bahkan diusir dengan dilempari batu oleh warganya sendiri?
Demi memastikan kabar tersebut, berikut Suara Denpasar akan melakukan penelusuran secara mendalam terkait berita yang beredar itu.
Penjelasan:
Setelah ditelusuri, rupanya tayangan tersebut tidak menyajikan informasi yang sesuai dengan judul video yang dinarasikan.
Alih-alih menjelaskan tentang ancaman maupun pengusiran yang dialami Timnas Thailand U-22, tayangan tersebut justru membahas seputar hukuman yang diberikan wasit atas kerusuhan di laga final SEA Games 2023.
Setelah berhasil mengendalikan peristiwa baku hantam antara Indonesia dan Thailand, wasit diketahui langsung memberikan kartu merah untuk masing-masing kesebelasan tim, yakni 3 kartu merah untuk ofisial Thailand dan 1 kartu merah diberikan ke kubu Indonesia.
Terkait dengan kerusuhan tersebut, asosiasi sepak bola Thailand juga telah mengeluarkan pernyataan permintaan maaf kepada manajer Timnas Indonesia yang terkena sasaran pemukulan para official kesebelasan tim nasionalnya.
Kendati demikian, sikap buruk yang ditunjukkan para pemain Thailand tetap mendapat kecaman dari warganya sendiri, namun tidak sekeji yang dinarasikan dalam judul video.