Awas! 10 Daerah Paling Rawan Kejahatan di Jawa Tengah, Kotanya Gibran Rakabuming dan Presiden Jokowi Nomor 1?

Suara Denpasar

Jum'at, 02 Juni 2023 | 17:43 WIB
Awas! 10 Daerah Paling Rawan Kejahatan di Jawa Tengah, Kotanya Gibran Rakabuming dan Presiden Jokowi Nomor 1?
Awas! 10 Daerah Paling Rawan Kejahatan di Jawa Tengah, Kotanya Gibran Rakabuming dan Presiden Jokowi Nomor 1? (IG @gibran.rakabuming_)

Suara Denpasar - Setiap tahun selalu ada kejahatan di Indonesia. Apalagi di Jawa Tengah. Sejumlah kota dan kabupaten memiliki kerawanan masing-masing.

Dari sejumlah penelitian, ekonomi menjadi salah satu faktor utama terjadinya tindak kejahatan. Apalagi di kota-kota besar.

Dilansir dari data kepolisian yang disajikan dalam Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2023, setiap tahun ada ribuan kejahatan di Provinsi Jawa Tengah. Angkanya mencapai lebih dari 8 ribu tindak pidana dilaporkan ke kepolisian.

Pada tahun 2022 saja, ada 8.037 tindak pidana yang dilaporkan. Menurun dibanding tahun 2020 yang mencapai 9485 laporan, dan pada 2021 sebanyak 8328 laporan.

Jika dirata-ratakan dalam tiga tahun terakhir, dari 2020-2022, laporan tindak pidana paling banyak ada di Kota Semarang dengan rata-rata per tahunnya 1039 laporan. Kemudian disusul Surakarta (538), Banyumas (514), Boyolali (394), Cilacap (378), Klaten (366), Pati (313), Magelang (286), Kabupaten Semarang (255), dan Kabupaten Sukoharjo sebanyak 248 tindak kejahatan per tahun.

Walau begitu, jumlah kejahatan per 100 ribu penduduknya, ditemukan fakta mencengangkan. Daerah paling rawan kriminal per 100 ribu penduduk bukan Kota Semarang.

Menariknya, yang tertinggi adalah Kota Surakarta yang saat ini dipimpin wali kota Gibran Rakabuming. Surakarta atau Solo ini juga kotanya Presiden Joko Widodo.

Pada 2020, crime rate per 100 ribu penduduk di Surakarta mencapai 125,1, kemudian turun di 2021 sebesar 113,5, dan turun jadi 70,8 pada 2022. Namun, jika dirata-ratakan dalam tiga tahun terakhir, Surakarta merupakan tertinggi dengan rata-rata 103 tindak pidana per 100 ribu penduduk per tahunnya.

Di bawah Kota Surakarta, daerah yang memiliki crime rate per 100 ribu penduduk diambil dalam tiga tahun terakhir adalah Magelang dengan crime rate 97 per tahun, Salatiga (70), Kota Semarang (61), Pekalongan (61), Tegal (56), Boyolali (38), Klaten (30), Banyumas (30), dan nomor 10 adalah Sukoharjo (27).

baca juga

Dihimpun dari beberapa sumber, di antara kasus paling menonjol di Surakarta adalah pemerasan dengan ancaman oleh anggota Polres Wonogiri di Pajang, kemudian jual beli tanah Makam Bong Mojo, pencabulan terhada anak oleh mantan Direktur PDAM Solo, hingga pencurian kabel milik PT Telkom oleh 10 anggota komplotan yang di antaranya tiga anggota Polri. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selvi Ananda Dilecehkan Verbal, Gibran: Kurangin Dikit, Ntar Diciduk Nangis

Selvi Ananda Dilecehkan Verbal, Gibran: Kurangin Dikit, Ntar Diciduk Nangis

Denpasar | Senin, 29 Mei 2023 | 18:07 WIB

Jokowi Didoakan 3 Periode, Gibran: Itu Doa Jelek, Jangan Sampai Kejadian

Jokowi Didoakan 3 Periode, Gibran: Itu Doa Jelek, Jangan Sampai Kejadian

Denpasar | Senin, 29 Mei 2023 | 16:52 WIB

Tak Terima Istrinya Dilecehkan, Gibran Rakabuming Raka Beri Ultimatum Ini Pada Haters

Tak Terima Istrinya Dilecehkan, Gibran Rakabuming Raka Beri Ultimatum Ini Pada Haters

Denpasar | Minggu, 28 Mei 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×